
Emas anjlok lebih dari 2% ke level terendah tiga minggu pada hari Selasa(28/10), karena optimisme atas meredanya ketegangan perdagangan meningkatkan selera risiko dan menekan permintaan emas batangan sebagai aset safe haven, sementara investor mengalihkan perhatian mereka ke pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu ini.
Harga emas spot turun 2% menjadi $3.899,94 per ons pada pukul 08.57 GMT, mencapai level terendah sejak 6 Oktober. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 2,6% menjadi $3.915,30 per ons.
"Harapan untuk menghindari perang dagang besar-besaran antara AS dan Tiongkok ... (sedang) mendorong reli untuk aset berisiko seperti saham. Di sisi lain, hal ini berdampak negatif pada permintaan aset safe haven seperti emas," kata analis ActivTrades, Ricardo Evangelista.
Presiden AS Donald Trump pada hari Senin mengatakan ia yakin akan tercapai kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok, dan mengumumkan serangkaian kesepakatan perdagangan dan mineral penting di Malaysia dengan empat negara Asia Tenggara.
Para pejabat ekonomi terkemuka Tiongkok dan AS membahas kerangka kerja kesepakatan perdagangan pada hari Minggu untuk diputuskan oleh Trump dan mitranya dari Tiongkok, Xi Jinping, ketika mereka bertemu pada hari Kamis.
Saham-saham Asia mengkonsolidasikan kenaikan tajam baru-baru ini pada hari Selasa karena harapan akan meredanya ketegangan perdagangan global membuat selera risiko tetap tinggi. Sementara itu, The Fed secara luas diperkirakan akan memangkas suku bunga pada akhir pertemuan kebijakannya pada hari Rabu, dengan investor menunggu komentar berwawasan ke depan dari Ketua Jerome Powell.
Emas, aset safe haven tradisional, diuntungkan oleh lingkungan suku bunga rendah karena merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil. Harga spot telah naik sekitar 53% tahun ini, mencapai puncak tertinggi sepanjang masa di $4.381,21 pada 20 Oktober, sebelum turun 3,2% minggu ini.
Pada hari Senin, analis Citi menurunkan proyeksi harga emas untuk periode nol hingga tiga bulan menjadi $3.800/oz dari $4.000/oz, sementara Capital Economics menurunkan proyeksi mereka menjadi $3.500/oz untuk akhir tahun 2026.
Di tempat lain, harga perak spot turun 2,5% menjadi $45,71 per oz, level terendah dalam lebih dari sebulan, sementara platinum merosot 3,3% menjadi $1.538,50 dan paladium turun 3,3% menjadi $1.356,0, level terendah dalam lebih dari tiga minggu.(alg)
Sumber: Reuters
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...