Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Terkoreksi Usai Rekor: Dolar Menguat, Komentar Trump Tekan
Saturday, 18 October 2025 00:02 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas turun lebih dari 2% pada hari Jumat(17/10) setelah mencapai rekor tertinggi di atas $4.300 per ons, tertekan oleh penguatan dolar dan komentar Presiden AS Donald Trump bahwa tarif "skala penuh" terhadap Tiongkok tidak akan berkelanjutan.

Harga emas spot turun 1,7% menjadi $4.251,19 per ons pada pukul 11.37 ET (15.37 GMT), setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di $4.378,69 di awal sesi. Logam mulia ini menembus $4.300/ons untuk pertama kalinya pada hari Kamis, dan diperkirakan akan mengalami kenaikan mingguan sebesar 5,8%.

Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,8% menjadi $4.268,60. Indeks dolar naik 0,1%, membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi pembeli luar negeri. Di awal sesi perdagangan, emas sempat berada di jalur kenaikan terbesarnya sejak September 2008 ketika kebangkrutan Lehman Brothers memicu krisis keuangan global.

"Saya pikir nada Trump yang lebih lunak sejak pengumuman awal tarif 100% telah sedikit meredakan ketegangan dalam perdagangan logam mulia," kata Tai Wong, seorang pedagang logam independen. Trump pada hari Jumat mengonfirmasi pertemuan dengan mitranya dari Tiongkok, meredakan kekhawatiran pasar atas eskalasi konflik perdagangan antara kedua negara.

Emas, yang merupakan lindung nilai tradisional terhadap ketidakpastian, telah melonjak lebih dari 62% tahun ini, didorong oleh ketegangan geopolitik, pembelian oleh bank sentral, peralihan dari dolar, dan arus masuk yang kuat ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) emas. Taruhan pada penurunan suku bunga AS juga telah mendukung aset non-imbal hasil ini.

"Kami memproyeksikan harga emas rata-rata $4.488 pada tahun 2026, dan melihat risiko kenaikan lebih lanjut dari faktor-faktor struktural yang lebih luas yang mendukung pasar," kata Suki Cooper, kepala riset komoditas global di Standard Chartered Bank.

Pasar memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Federal Reserve bulan Oktober dan penurunan berikutnya pada bulan Desember. HSBC menaikkan proyeksi harga emas rata-rata tahun 2025 sebesar $100 menjadi $3.455 per ons, dan memproyeksikan akan mencapai $5.000 per ons pada tahun 2026. Sementara itu, permintaan emas fisik di Asia tetap kuat meskipun harga mencapai rekor tertinggi baru, dengan premi di India mencapai level tertinggi dalam satu dekade menjelang festival.

Harga perak spot turun 4% menjadi $52,06 per ons, setelah mencapai rekor tertinggi $54,47, mengikuti reli harga emas. Logam mulia ini diperkirakan akan mengalami kenaikan mingguan sebesar 3,7%. Platinum turun 5,7% menjadi $1.614,65 dan paladium turun 7,1% menjadi $1.498,75.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS