
Harga emas turun ke level $4.090 menjelang sesi Eropa pada hari Selasa(14/10) setelah sempat menyentuh ATH $4.179 . Hal ini terjadi karena pelaku pasar berhati-hati menanti pidato Ketua The Fed, Jerome Powell. Seiring dengan ekspektasi bahwa Powell mungkin akan memberi sinyal bahwa bank sentral AS akan tetap waspada atau berhati-hati dalam pelonggaran kebijakan suku bunga, permintaan terhadap aset safe-haven seperti emas menjadi tertekan. Di tengah kondisi pasar yang sensitif, sedikit perubahan nada dari Powell dapat memicu reaksi tajam.
Selain itu, penguatan Dolar AS juga ikut menekan harga emas karena emas diperdagangkan dalam mata uang dolar - semakin kuat dolar, semakin mahal emas bagi pemegang mata uang lain sehingga permintaan berkurang. Aksi ambil keuntungan oleh investor setelah kenaikan sebelumnya juga bisa meningkatkan tekanan penjualan. Di sisi lain, penetrasi politik dan kebijakan moneter dari berbagai negara menambah sentimen hati-hati di pasar logam mulia.(asd)
Sumber : Newsmaker.id
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...