Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Jatuh Usai Rekor, Tren Bulanan Masih Perkasa
Tuesday, 30 September 2025 18:08 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas jatuh pada hari Selasa(30/9) karena investor membukukan keuntungan setelah harga mencapai rekor tertinggi di awal sesi, sementara kekhawatiran akan penutupan pemerintah AS dan meningkatnya spekulasi pemotongan suku bunga Federal Reserve membatasi kerugian.

Emas spot turun 0,9% menjadi $3.800,34 per ons, pada pukul 09.24 GMT setelah naik 1% mencapai rekor tertinggi $3.871,45 selama jam perdagangan Asia. Harga emas batangan telah naik 10,4% sejauh ini di bulan September, dan berada di jalur untuk kenaikan persentase bulanan terbesar sejak Juli 2020.

Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,7% menjadi $3.827,80. Analis eksternal Swissquote, Carlo Alberto De Casa, mengatakan emas telah memangkas keuntungan akibat aksi ambil untung setelah naik sebanyak 1% selama jam perdagangan Asia dan "sejauh ini ini hanyalah koreksi teknis dan kita tidak berbicara tentang inversi."

Presiden AS Donald Trump dan lawan-lawannya dari Partai Demokrat tampaknya hanya mencapai sedikit kemajuan dalam pertemuan di Gedung Putih yang bertujuan untuk mencegah penutupan pemerintah yang dapat mengganggu berbagai layanan secepatnya pada hari Rabu.

"Risiko penutupan pemerintah untuk emas bersifat positif karena berarti ketidakpastian dan bahwa Federal Reserve tidak memiliki data yang jelas karena data tersebut bisa terlambat," tambah De Casa.

Pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin sebesar 89% pada pertemuan The Fed di bulan Oktober, menurut perangkat FedWatch CME Group. Investor kini menunggu serangkaian data AS, termasuk data penggajian non-pertanian hari Jumat, untuk petunjuk lebih lanjut tentang kesehatan ekonomi. Departemen Tenaga Kerja AS mengonfirmasi pada hari Senin bahwa badan statistiknya akan menangguhkan rilis data, termasuk laporan ketenagakerjaan bulanan yang diawasi ketat jika terjadi penutupan sebagian pemerintah.

UBS memperkirakan emas dapat naik setinggi $4.200/oz pada pertengahan 2026 dalam skenario bullish-nya, ungkap bank tersebut dalam sebuah catatan pada hari Selasa. Emas, yang dipandang sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, cenderung berkinerja baik dalam kondisi suku bunga rendah.

Saham Zijin Gold International Tiongkok naik 66% dalam debut perdagangannya di Hong Kong, setelah perusahaan tersebut meraup $3,2 miliar dalam penawaran umum perdana (IPO), transaksi terbesar dari jenisnya secara global pada tahun 2025.

Di tempat lain, harga perak spot turun 2% menjadi $45,99 per ons dan telah naik 16,1% sepanjang bulan ini. Platinum turun 4,5% menjadi $1.529,80 dan paladium turun 3% menjadi $1.229,50.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS