
Harga emas naik mendekati 2% pada hari Senin dan diperdagangkan mendekati rekor tertinggi $3.833 karena pelaku pasar yang mencari aset safe haven membeli logam kuning di tengah kekhawatiran penutupan pemerintah di Amerika Serikat. XAU/USD diperdagangkan pada $3.827 pada saat penulisan.
Logam mulia reli ke rekor tertinggi baru karena imbal hasil Treasury anjlok
Logam mulia kembali mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di $3.791 yang dicapai pada 23 September, karena imbal hasil Greenback dan obligasi Treasury AS anjlok. Pesimisme atas perpanjangan pendanaan pemerintah dapat memicu penutupan pemerintah federal dan menunda laporan ekonomi AS seperti laporan Nonfarm Payrolls hari Jumat, yang disusun oleh Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS).
Bloomberg mengungkapkan bahwa BLS berencana untuk tidak merilis data ekonomi selama penutupan pemerintah karena akan menghentikan operasinya.
Para pejabat Federal Reserve (Fed) menjadi berita utama di tengah minimnya data di AS. Alberto Musalem dari Bank Sentral St. Louis menegaskan kembali sikap hawkish-nya, dengan mengatakan bahwa ekspektasi inflasi "agak tinggi," tetapi mengakui bahwa risiko pelemahan pasar tenaga kerja telah meningkat.
John Williams dari Bank Sentral New York mengatakan bahwa kebijakan tersebut restriktif, tetapi mampu menekan inflasi, dan bahwa pasar tenaga kerja yang tangguh secara bertahap melemah.
Sebelumnya, Beth Hammack dari Bank Sentral Cleveland menegaskan kembali sikap hawkish-nya, dengan mengatakan bahwa inflasi terlalu tinggi dan trennya berada di arah yang salah. Ia menambahkan bahwa tarif merupakan bagian besar dari jeda dalam proses disinflasi.
Geopolitik Meningkatkan Harga Emas
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa mereka telah mengambil alih desa Shandryholove di wilayah Donetsk timur Ukraina.
Menjelang agenda tersebut akan menampilkan serangkaian pembicara The Fed, Perubahan Ketenagakerjaan Nasional ADP AS, PMI Manufaktur ISM, Klaim Pengangguran Awal, dan Nonfarm Payrolls untuk bulan September.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...