Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Melesat di Atas $3.800 Berkat Spekulasi Fed
Monday, 29 September 2025 12:37 WIB | GOLD |GOLD

Emas melonjak di atas level kunci $3.800 per ounce untuk pertama kalinya pada hari Senin(29/9), didukung oleh pelemahan dolar dan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga lebih lanjut tahun ini.

Harga emas spot melonjak 1,1% menjadi $3.801,88 per ounce pada pukul 04.35 GMT. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 0,6% menjadi $3.831,90.

Indeks dolar AS, membuka tab baru, melemah 0,2% terhadap para pesaingnya, membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar AS lebih murah bagi pembeli luar negeri.

Departemen Perdagangan AS mengatakan pada hari Jumat bahwa Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) naik 0,3% pada bulan Agustus, dibandingkan dengan kenaikan 0,2% pada bulan Juli, sesuai dengan perkiraan para ekonom yang disurvei oleh Reuters. "Inflasi yang terkendali di Amerika Serikat telah memberi pasar alasan untuk meyakini bahwa pemangkasan suku bunga The Fed lebih lanjut akan dilakukan pada bulan Oktober dan Desember," kata analis Capital.com, Kyle Rodda.

"Sentimen sangat bullish dan kami berada di jalur yang tepat untuk menguji ulang rekor tertinggi minggu ini. Pasar emas berada dalam posisi yang cukup panjang saat ini dan hal itu mungkin menjadi alasan untuk berhati-hati terhadap kenaikan di masa mendatang."

Para pedagang saat ini memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 90% pada bulan Oktober, dengan peluang pelonggaran lebih lanjut sebesar sekitar 65% pada bulan Desember, menurut CME FedWatch Tool.

Safe-haven emas batangan tumbuh subur di lingkungan suku bunga rendah dan di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.

Pasar saham dibuka dengan hati-hati di Asia pada hari Senin karena investor bersiap menghadapi kemungkinan penutupan pemerintah AS.

Investor sekarang menunggu data AS tentang lowongan pekerjaan, penggajian swasta, PMI manufaktur ISM, dan laporan penggajian non-pertanian untuk petunjuk lebih lanjut tentang kesehatan ekonomi. SPDR Gold Trust, ETF (Exchange-Traded Fund) berbasis emas terbesar di dunia, menyatakan kepemilikannya naik 0,89% menjadi 1.005,72 metrik ton pada hari Jumat dari 996,85 ton pada hari Kamis.

Di tempat lain, perak spot naik 2,4% menjadi $47,08 per ons, platinum naik 3,4% menjadi $1.622,04, dan paladium naik 2,2% menjadi $1.297,67. (azf)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS