
Emas melonjak di atas level kunci $3.800 per ounce untuk pertama kalinya pada hari Senin(29/9), didukung oleh pelemahan dolar dan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga lebih lanjut tahun ini.
Harga emas spot melonjak 1,1% menjadi $3.801,88 per ounce pada pukul 04.35 GMT. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 0,6% menjadi $3.831,90.
Indeks dolar AS, membuka tab baru, melemah 0,2% terhadap para pesaingnya, membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar AS lebih murah bagi pembeli luar negeri.
Departemen Perdagangan AS mengatakan pada hari Jumat bahwa Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) naik 0,3% pada bulan Agustus, dibandingkan dengan kenaikan 0,2% pada bulan Juli, sesuai dengan perkiraan para ekonom yang disurvei oleh Reuters. "Inflasi yang terkendali di Amerika Serikat telah memberi pasar alasan untuk meyakini bahwa pemangkasan suku bunga The Fed lebih lanjut akan dilakukan pada bulan Oktober dan Desember," kata analis Capital.com, Kyle Rodda.
"Sentimen sangat bullish dan kami berada di jalur yang tepat untuk menguji ulang rekor tertinggi minggu ini. Pasar emas berada dalam posisi yang cukup panjang saat ini dan hal itu mungkin menjadi alasan untuk berhati-hati terhadap kenaikan di masa mendatang."
Para pedagang saat ini memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 90% pada bulan Oktober, dengan peluang pelonggaran lebih lanjut sebesar sekitar 65% pada bulan Desember, menurut CME FedWatch Tool.
Safe-haven emas batangan tumbuh subur di lingkungan suku bunga rendah dan di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.
Pasar saham dibuka dengan hati-hati di Asia pada hari Senin karena investor bersiap menghadapi kemungkinan penutupan pemerintah AS.
Investor sekarang menunggu data AS tentang lowongan pekerjaan, penggajian swasta, PMI manufaktur ISM, dan laporan penggajian non-pertanian untuk petunjuk lebih lanjut tentang kesehatan ekonomi. SPDR Gold Trust, ETF (Exchange-Traded Fund) berbasis emas terbesar di dunia, menyatakan kepemilikannya naik 0,89% menjadi 1.005,72 metrik ton pada hari Jumat dari 996,85 ton pada hari Kamis.
Di tempat lain, perak spot naik 2,4% menjadi $47,08 per ons, platinum naik 3,4% menjadi $1.622,04, dan paladium naik 2,2% menjadi $1.297,67. (azf)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...