
Harga Loco Gold melonjak ke level tertinggi barunya di $3.791 per troy ounce, mempertegas tren bullish emas yang sudah terbentuk sejak awal kuartal. Kenaikan ini tidak hanya dipicu oleh sentimen global, tetapi juga faktor domestik Amerika Serikat yang semakin memperkuat prospek emas sebagai aset lindung nilai utama.
Faktor Global
1. Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Investor global terus mengantisipasi pemangkasan suku bunga lanjutan dari Federal Reserve. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas, sehingga meningkatkan minat investor terhadap logam mulia.
2. Ketidakpastian Geopolitik
Konflik di Eropa Timur, Timur Tengah, hingga meningkatnya tensi dagang antara AS dan Tiongkok membuat permintaan aset safe haven melonjak. Kondisi ini menambah momentum bagi reli emas.
3. Permintaan Industri
Selain sebagai aset investasi, perak dan emas mendapat dukungan dari sektor industri, terutama energi terbarukan. Tren ini secara tidak langsung ikut mendukung sentimen bullish di pasar logam mulia.
Faktor Domestik Amerika Serikat
1. Data Ekonomi Melemah
Klaim pengangguran (Jobless Claims) menunjukkan kenaikan.
ISM Manufacturing & PMI berada di zona kontraksi.
Core PCE Inflation bergerak turun mendekati target 2% Fed.
Semua ini memperkuat keyakinan pasar bahwa pelonggaran moneter sudah di depan mata.
2. Pelemahan Dolar AS
Indeks Dolar (DXY) mengalami tekanan setelah langkah The Fed memangkas suku bunga pertamanya tahun ini. Dolar yang lebih lemah membuat emas relatif lebih murah bagi investor global non-dolar, sehingga mendorong kenaikan harga.
3. Penurunan Yield Treasury
Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun bergerak turun signifikan. Hal ini menandakan investor beralih dari obligasi menuju aset lindung nilai seperti emas.
Prospek ke Depan
Secara teknikal, tren bullish emas tetap dominan dengan support kuat di area $3.750. Target psikologis berikutnya adalah $3.800 per troy ounce. Jika The Fed memberi sinyal lebih jelas tentang arah kebijakan dovish, reli emas berpotensi berlanjut ke level lebih tinggi.
Reli emas ke $3.791 merupakan hasil kombinasi dari faktor global dan domestik AS. Dari ketidakpastian geopolitik hingga pelemahan ekonomi Amerika, semua faktor ini memperkuat posisi emas sebagai aset lindung nilai utama. Bagi investor, momentum ini membuka peluang strategis untuk memanfaatkan tren bullish yang masih kuat.(CP)
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...