Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Tenang Dulu, Pasar Menanti Sinyal The Fed
Thursday, 18 September 2025 23:28 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas turun pada hari Kamis(18/9) akibat aksi ambil untung, setelah mencapai rekor tertinggi di sesi sebelumnya, seiring pasar menilai sikap Federal Reserve terkait pemangkasan suku bunga lebih lanjut.

Harga emas spot turun 0,6% menjadi $3.639,05 per ons pada pukul 11.15 EDT (15.15 GMT). Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 1,2% menjadi $3.672,20.

Sesi sebelumnya diwarnai perdagangan yang volatil, dengan harga spot sempat menyentuh rekor tertinggi $3.707,40 sebelum akhirnya turun dari level tersebut. Indeks dolar AS menguat 0,6%, membuat komoditas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Pada hari Rabu, The Fed mengumumkan pemangkasan suku bunga pertamanya sejak Desember dan membuka peluang untuk pelonggaran lebih lanjut, tetapi meredam pesannya dengan peringatan inflasi yang masih tinggi, yang menimbulkan keraguan atas laju penyesuaian kebijakan di masa mendatang.

Ketua The Fed, Jerome Powell, menggambarkan langkah kebijakan tersebut sebagai pemangkasan manajemen risiko sebagai respons terhadap melemahnya pasar tenaga kerja, tetapi menekankan bahwa bank sentral tidak terburu-buru untuk mulai melonggarkan kebijakan.

"Ada beberapa kebingungan seputar komentar Powell bahwa pemangkasan suku bunga merupakan langkah manajemen risiko, dan ketidakpastian tersebut memicu aksi ambil untung," kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals.

"Namun, saya pikir tren bullish jangka panjang (emas) masih berlanjut dan penurunan dari level tertinggi sepanjang masa kemarin bersifat korektif... setiap kali emas mencapai level tertinggi baru, hal itu hanya memberikan kredibilitas tambahan pada target $4.000."

Emas, yang cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama periode ketidakpastian, telah naik hampir 39% sepanjang tahun ini. Analis di SP Angel dalam sebuah catatan menegaskan kembali bahwa pendorong utama emas saat ini adalah diversifikasi cadangan dolar oleh bank-bank sentral BRIC, terutama Tiongkok, dan menambahkan bahwa tren tersebut diperkirakan akan terus berlanjut.

Sementara itu, data menunjukkan ekspor emas dari Swiss ke Tiongkok melonjak 254% pada bulan Agustus dibandingkan dengan Juli. Di antara logam lainnya, perak spot turun 0,1% menjadi $41,58 per ons, platinum naik 1,2% menjadi $1.379,64, dan paladium naik 0,7% menjadi $1.162,05.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS