Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Tenang Dulu, Pasar Menanti Sinyal The Fed
Thursday, 18 September 2025 23:28 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas turun pada hari Kamis(18/9) akibat aksi ambil untung, setelah mencapai rekor tertinggi di sesi sebelumnya, seiring pasar menilai sikap Federal Reserve terkait pemangkasan suku bunga lebih lanjut.

Harga emas spot turun 0,6% menjadi $3.639,05 per ons pada pukul 11.15 EDT (15.15 GMT). Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 1,2% menjadi $3.672,20.

Sesi sebelumnya diwarnai perdagangan yang volatil, dengan harga spot sempat menyentuh rekor tertinggi $3.707,40 sebelum akhirnya turun dari level tersebut. Indeks dolar AS menguat 0,6%, membuat komoditas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Pada hari Rabu, The Fed mengumumkan pemangkasan suku bunga pertamanya sejak Desember dan membuka peluang untuk pelonggaran lebih lanjut, tetapi meredam pesannya dengan peringatan inflasi yang masih tinggi, yang menimbulkan keraguan atas laju penyesuaian kebijakan di masa mendatang.

Ketua The Fed, Jerome Powell, menggambarkan langkah kebijakan tersebut sebagai pemangkasan manajemen risiko sebagai respons terhadap melemahnya pasar tenaga kerja, tetapi menekankan bahwa bank sentral tidak terburu-buru untuk mulai melonggarkan kebijakan.

"Ada beberapa kebingungan seputar komentar Powell bahwa pemangkasan suku bunga merupakan langkah manajemen risiko, dan ketidakpastian tersebut memicu aksi ambil untung," kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals.

"Namun, saya pikir tren bullish jangka panjang (emas) masih berlanjut dan penurunan dari level tertinggi sepanjang masa kemarin bersifat korektif... setiap kali emas mencapai level tertinggi baru, hal itu hanya memberikan kredibilitas tambahan pada target $4.000."

Emas, yang cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama periode ketidakpastian, telah naik hampir 39% sepanjang tahun ini. Analis di SP Angel dalam sebuah catatan menegaskan kembali bahwa pendorong utama emas saat ini adalah diversifikasi cadangan dolar oleh bank-bank sentral BRIC, terutama Tiongkok, dan menambahkan bahwa tren tersebut diperkirakan akan terus berlanjut.

Sementara itu, data menunjukkan ekspor emas dari Swiss ke Tiongkok melonjak 254% pada bulan Agustus dibandingkan dengan Juli. Di antara logam lainnya, perak spot turun 0,1% menjadi $41,58 per ons, platinum naik 1,2% menjadi $1.379,64, dan paladium naik 0,7% menjadi $1.162,05.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS