Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Meraih Rekor Baru, The Fed Diprediksi Akan Memangkas Suku Bunga
Monday, 15 September 2025 23:27 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas melonjak ke rekor tertinggi baru karena para pedagang bersiap menghadapi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve AS yang diantisipasi minggu ini dan mencari petunjuk tentang pemangkasan suku bunga lebih lanjut tahun ini.

Harga emas batangan diperdagangkan di atas $3.682 per ons pada hari Senin, setelah menguat selama empat minggu berturut-turut. Investor memperkirakan pemangkasan seperempat poin minggu ini, menyusul tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja. Swap juga memperkirakan setidaknya akan terjadi pemangkasan lagi sebelum akhir tahun, dengan kemungkinan besar akan terjadi pemangkasan ketiga.

Ekspektasi tersebut telah mendorong imbal hasil Treasury ke level terendah dalam beberapa bulan dan melemahkan dolar, membuat emas batangan lebih menarik sebagai penyimpan nilai tanpa bunga, sekaligus lebih murah bagi pembeli dalam mata uang lain. Apakah The Fed akan menantang prediksi ini adalah pertanyaan kunci bagi investor minggu ini.

"Angka-angka ekonomi makro kemungkinan akan menggantikan berita utama terkait tarif," kata Daniel Hynes dan Soni Kumari dari ANZ Group Holdings dalam sebuah catatan.

Emas telah menguat 40% tahun ini dan baru-baru ini keluar dari periode perdagangan yang terikat dalam kisaran untuk melampaui rekor yang disesuaikan dengan inflasi. Ketidakpastian yang terus-menerus atas geopolitik dan agenda perdagangan Presiden Donald Trump, bersama dengan pembelian bank sentral yang terpadu, telah mendukung harga untuk aset safe haven.

Tekanan Trump yang belum pernah terjadi sebelumnya pada The Fed ” termasuk upayanya untuk menggulingkan Gubernur Lisa Cook ” adalah katalis terbaru, yang menurut Goldman Sachs Group Inc. berpotensi mendorong emas mendekati $5.000 per ons, hanya 1% dari pasar Treasury AS milik swasta yang mengalir ke emas batangan.

Emas naik tipis menjadi $3.680,48 per ons pada pukul 12:18 siang. di New York. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,3%. Perak dan platinum naik, sementara paladium turun. Tembaga naik 1% di London Metal Exchange menjadi $10.171,00 per ton.

Sementara itu, otoritas Thailand sedang membahas cara untuk mengenakan pajak atas emas yang dibeli dan dijual melalui berbagai saluran daring dan ditetapkan dalam baht, dalam upaya untuk membendung reli mata uang yang merugikan ekspor dan pariwisata, menurut orang-orang yang mengetahui masalah ini.

Dengan pajak tersebut, otoritas bertujuan untuk mengurangi ekspor emas dan membuat kepemilikan logam mulia tersebut menjadi lebih mahal bagi warga Thailand, kata orang-orang tersebut, menambahkan bahwa arus masuk dolar yang terkait dengan pengiriman emas batangan merupakan salah satu faktor yang mendorong reli baht.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS