Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Naik 4 Pekan Beruntun, Fokus ke The Fed
Friday, 12 September 2025 13:17 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas naik pada Jumat (12/9) dan bersiap mencatat kenaikan mingguan keempat berturut-turut, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap pelemahan pasar tenaga kerja AS yang menutupi kecemasan inflasi menjelang keputusan Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan memangkas suku bunga pekan depan.

Emas spot naik 0,6% menjadi $3.654,37 per ounce pada pukul 02.11 GMT, mendekati rekor $3.673,95 yang disentuh pada Selasa lalu. Sepanjang pekan ini, emas sudah menguat 1,9%. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember juga naik 0,5% menjadi $3.692,80.

"Sekarang pasar melihat peluang tinggi adanya sedikitnya tiga kali pemangkasan suku bunga sebelum akhir 2025, jauh lebih banyak dibandingkan perkiraan dua bulan lalu," kata Kelvin Wong, analis pasar senior OANDA, menambahkan bahwa hal ini sangat mendukung harga emas saat ini.

Harga konsumen AS naik 0,4% pada Agustus, kenaikan bulanan tertinggi dalam tujuh bulan, sementara data Rabu menunjukkan penurunan tak terduga pada harga produsen. Klaim pengangguran mingguan melonjak pekan lalu, menegaskan pelemahan signifikan di pasar tenaga kerja. Hal ini mengikuti laporan ketenagakerjaan AS Jumat lalu yang menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja hampir terhenti di Agustus.

The Fed secara luas diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada Rabu mendatang, dengan kemungkinan tipis pemangkasan sebesar 50 basis poin, menurut CME FedWatch Tool. Emas, yang tidak memberikan imbal hasil, sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi, cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah.

"Tidak jauh dari $3.700 ¦ jadi itu bisa terjadi kapan saja. Dalam jangka pendek, kami melihat ada resistance di sekitar $3.900 berdasarkan analisis teknikal kami, tetapi dalam jangka panjang kami merasa emas masih sangat kurang dimiliki oleh sebagian besar institusi," ujar Ryan McIntyre, managing partner di Sprott Inc.

Sepanjang tahun ini, emas sudah naik sekitar 39%, didorong oleh pelemahan dolar AS, pembelian besar-besaran oleh bank sentral, kebijakan moneter dovish, dan meningkatnya ketidakpastian global.

Sementara itu, perak spot naik 1,2% menjadi $42,04 per ounce, platinum menguat 0,7% ke $1.388,85, dan paladium bertambah 0,8% ke $1.197,52. Ketiganya diperkirakan mencatat kenaikan mingguan. (azf)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS