
Emas (XAU/USD) melanjutkan reli yang memecahkan rekor pada hari Selasa ke level tertinggi baru sepanjang masa di dekat $3.660, menandai kenaikan hari ketiga berturut-turut dan memasuki wilayah yang belum dipetakan. Saat artikel ini ditulis, XAU/USD diperdagangkan di sekitar $3.650, naik hampir 0,50% hari ini.
Dolar AS (USD) yang secara umum melemah telah memperkuat reli, membuat Emas lebih menarik bagi pembeli asing. Di saat yang sama, serangkaian data pasar tenaga kerja AS yang mengecewakan telah memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas biaya pinjaman pada pertemuan 16-17 September. Prospek kebijakan moneter yang lebih longgar juga mendorong permintaan emas batangan, sehingga minat investor tetap terjaga.
Pembelian yang stabil oleh bank sentral menambah lapisan dukungan lain, karena pemegang cadangan devisa utama melakukan diversifikasi dari Dolar AS. Selain itu, kekhawatiran atas friksi perdagangan global terkait tarif AS, di samping ketegangan geopolitik yang lebih luas, mendorong aliran dana safe haven ke Emas. Sementara itu, ketidakpastian atas independensi The Fed di tengah meningkatnya tekanan politik telah meningkatkan kecemasan pasar. Secara keseluruhan, hal ini membantu mempertahankan permintaan Emas di tengah meningkatnya penghindaran risiko.
Ke depannya, para pedagang akan terus mencermati revisi acuan Nonfarm Payrolls AS, yang akan dirilis pukul 14:00 GMT, yang dapat membentuk kembali narasi pasar tenaga kerja. Perkiraan awal menunjukkan penyesuaian penurunan yang tajam, berpotensi menghapus hingga 800.000 lapangan kerja. Revisi yang lebih dalam akan memperkuat pandangan bahwa ekonomi AS melambat lebih cepat daripada yang dilaporkan, yang selanjutnya memperkuat argumen untuk pelonggaran kebijakan moneter dan menjaga momentum bullish Emas tetap utuh.(alg)
Sumber: FXstreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...