Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Spekulasi Fed Cut Angkat Emas ke Rekor
Thursday, 4 September 2025 07:08 WIB | GOLD |GOLD

Emas Bertahan Dekat Rekor Tertinggi Seiring Data Tenaga Kerja AS Memicu Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga

Emas bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa setelah reli tujuh hari berturut-turut, karena data AS yang melemah semakin memicu spekulasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve bulan ini. Kekhawatiran mengenai independensi bank sentral juga mendukung permintaan aset safe haven.

Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan di sekitar $3.556 per ons saat pasar dibuka pada Kamis, setelah naik hingga 1,3% ke rekor baru $3.578,51 pada sesi sebelumnya. Menjelang laporan tenaga kerja AS pada Jumat, penurunan lowongan kerja ke titik terendah dalam 10 bulan membuat pelaku pasar hampir sepenuhnya memperkirakan pemangkasan suku bunga bulan ini, serta sedikitnya dua kali pemangkasan tambahan di 2025. Imbal hasil obligasi AS turun bersama dolar, mendukung emas karena tidak memberikan bunga dan dihargai dalam mata uang AS.

Logam mulia ini telah naik lebih dari sepertiga tahun ini, menjadikannya salah satu komoditas dengan kinerja terbaik. Reli terbaru didorong oleh ekspektasi bahwa bank sentral AS akan menurunkan suku bunga akhir September, setelah Ketua Fed Jerome Powell bulan lalu memberi sinyal hati-hati untuk membuka peluang pemangkasan di tengah tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja. Dengan laporan tenaga kerja Jumat diperkirakan menunjukkan pelemahan payroll selama empat bulan berturut-turut, investor semakin bertaruh pada dorongan tambahan bagi emas.

Baik emas maupun perak telah lebih dari dua kali lipat dalam tiga tahun terakhir, dengan meningkatnya risiko geopolitik, ekonomi, dan perdagangan global yang mendorong permintaan aset lindung nilai ini. Peningkatan serangan Presiden Donald Trump terhadap Fed tahun ini menambah kekhawatiran soal independensi bank sentral, karena ia berjanji akan segera mendapatkan "mayoritas" di bank sentral dan menurunkan suku bunga.

Pasar juga menunggu putusan penting terkait apakah Trump memiliki dasar hukum untuk memberhentikan Gubernur Fed Lisa Cook, yang bisa membuka jalan baginya mengganti dengan pejabat baru yang lebih dovish. Pada saat yang sama, Komite Perbankan Senat bersiap mempercepat sidang konfirmasi atas pencalonan Stephen Miran - penasihat dekat Trump - untuk menjadi gubernur bank sentral.

Emas memperpanjang kenaikan pada Rabu setelah Gubernur Fed Christopher Waller ” kandidat kuat pengganti Powell tahun depan - mengatakan bahwa bank sentral AS seharusnya mulai menurunkan suku bunga bulan ini dan melakukan beberapa kali pemangkasan dalam beberapa bulan mendatang.

Performa impresif emas tahun ini bahkan telah dilampaui perak, yang naik lebih dari 40%. Harga perak pada Senin menembus $40 per ons untuk pertama kalinya sejak 2011. Perak juga memiliki nilai industri, terutama untuk teknologi energi bersih seperti panel surya. Dengan latar belakang itu, pasar diperkirakan akan mencatat defisit tahun kelima berturut-turut, menurut Silver Institute. Investor terus memborong ETF berbasis perak, dengan kepemilikan naik selama tujuh bulan berturut-turut pada Agustus. Kondisi ini memangkas stok logam yang tersedia di London, sehingga menciptakan ketatnya pasokan di pasar.

Harga spot emas sedikit berubah di $3.558,48 per ons pada pukul 07:40 pagi di Singapura, setelah naik 0,7% pada Rabu. Indeks Dolar Bloomberg stabil, tetapi masih naik 0,4% sejauh minggu ini. Perak melemah ke $41,0175 per ons setelah sebelumnya naik 0,8%. Platinum dan paladium juga turun. (azf)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS