Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Turun Tipis Seiring Dolar Menguat Isu Fed Memanas
Wednesday, 27 August 2025 20:21 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas melemah tipis pada Rabu pagi seiring dolar menguat, bahkan di tengah kekhawatiran atas langkah Presiden AS Donald Trump untuk mengambil alih kendali dewan Federal Reserve, yang terus mendorong pembelian aset safe haven.

Emas untuk pengiriman Desember terakhir tercatat turun US$4,00 menjadi US$3.429,00, turun dari level tertinggi sejak 8 Agustus.

Trump pada hari Senin mengatakan ia akan memecat Gubernur Federal Reserve Lisa Cook, seiring ia terus menekan bank sentral untuk menurunkan suku bunga, meskipun inflasi terus meningkat. Cook ditunjuk menjadi anggota Dewan The Fed oleh Joe Biden dan merupakan perempuan Afrika-Amerika pertama yang menduduki jabatan tersebut. Trump menuduh Cook membuat pernyataan yang salah dalam pengajuan hipotek.

Namun, Cook membantah hak Trump untuk memecatnya dan pada hari Selasa mengatakan ia akan menuntut presiden, dengan mengatakan bahwa ia tidak memiliki dasar hukum di bawah hukum AS untuk mengambil langkah tersebut. Namun, upaya presiden tersebut menimbulkan kekhawatiran atas independensi bank sentral, yang menetapkan kebijakan moneter AS.

Dukungan emas didorong oleh kekhawatiran atas independensi The Fed setelah Trump menggandakan upayanya untuk menggulingkan Lisa Cook. Jika berhasil, Trump akan mengamankan mayoritas di Dewan Gubernur, mendukung agenda pemangkasan suku bunganya, meskipun ada kekhawatiran yang berkelanjutan tentang inflasi yang sulit dan sedang meningkat," catat Saxo Bank.

Langkah presiden ini diambil menjelang rilis Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi bulan Juli pada hari Jumat, ukuran inflasi pilihan The Fed. Laporan tersebut diperkirakan akan menunjukkan indeks tersebut tidak berubah dari bulan Juni dengan laju tahunan 2,6%, menurut estimasi konsensus FactSet, tetap di atas target 2% bank sentral.

Dolar menguat di awal sesi, dengan indeks dolar ICE terakhir terlihat naik 0,4 poin menjadi 98,62. Imbal hasil obligasi pemerintah AS juga lebih tinggi, dengan obligasi dua tahun AS terakhir terlihat memberikan imbal hasil 3,66%, naik 1,8 basis poin, sementara imbal hasil obligasi 10 tahun naik 1,8 poin menjadi 4,286%. (alg)

Sumber: MT Newswires

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS