
Harga emas melemah pada hari Rabu (27/8) karena dolar menguat dan beberapa investor membukukan keuntungan dari puncak harga yang dicapai dalam lebih dari dua minggu pada sesi sebelumnya.
Harga emas spot turun 0,3% menjadi $3.382,31 per ons, pada pukul 08.11 GMT. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,1% menjadi $3.430,80.
Indeks dolar naik sekitar 0,4% terhadap mata uang lainnya, membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
"Harga (emas) bergerak lebih cepat daripada anak panah, dengan arah pergerakan yang ditentukan oleh dolar. Pelemahan harga emas saat ini kemungkinan disebabkan oleh aksi ambil untung setelah emas mencapai level tertinggi (dua minggu), karena momentumnya memudar ke arah kenaikan," kata analis independen Ross Norman.
Harga emas batangan mencapai level tertinggi sejak 11 Agustus pada hari Selasa setelah upaya Presiden AS Donald Trump untuk memecat Gubernur The Fed Lisa Cook menggerogoti kepercayaan terhadap independensi bank sentral dan secara lebih luas terhadap aset-aset AS, sehingga meningkatkan permintaan aset safe haven.
Gubernur The Fed Cook akan mengajukan gugatan untuk mencegah Trump memecatnya, kata pengacaranya pada hari Selasa, memulai apa yang bisa menjadi pertarungan hukum yang berlarut-larut atas upaya Gedung Putih untuk membentuk kebijakan moneter AS.
"Saya kira pelaku pasar akan menunggu keputusan pengadilan AS (mengenai apakah) Trump dapat memecat Cook atau tidak, sebelum emas bereaksi lebih kuat," tambah analis UBS Giovanni Staunovo. Dari sisi data, fokus tertuju pada Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi, ukuran inflasi pilihan The Fed, yang akan dirilis pada hari Jumat, untuk isyarat penurunan suku bunga setelah pernyataan dovish dari Ketua The Fed Jerome Powell di simposium Jackson Hole pekan lalu
Pasar telah memperkirakan peluang penurunan suku bunga seperempat poin sebesar 87% pada pertemuan kebijakan The Fed pada 17 September, menurut CME FedWatch Tool. Emas yang tidak memberikan imbal hasil biasanya berkinerja baik dalam kondisi suku bunga rendah. Di tempat lain, perak spot turun 0,6% menjadi $38,37 per ons, platinum turun 0,7% menjadi $1.339,52, dan paladium turun 0,1% menjadi $1.092,93.(alg)
Sumber: Reuters
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...