Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas stabil seiring meningkatnya spekulasi The Fed
Tuesday, 26 August 2025 05:39 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas bertahan di kisaran $3.370 pada hari Senin karena Greenback sedikit pulih setelah Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell bersikap dovish Jumat lalu. Data ekonomi yang terbatas pada hari Senin, kecuali Penjualan Rumah Baru, membuat para pedagang fokus pada data pasar tenaga kerja dan pengukur inflasi pilihan The Fed, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE).

Logam yang tidak memberikan imbal hasil ini tidak memiliki arah, dengan para pedagang tampaknya mengambil untung mengikuti sikap Powell. Selain data yang disebutkan di atas, angka Produk Domestik Bruto (PDB) juga akan krusial dalam memberikan indikasi apakah The Fed harus mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%-4,50% atau menurunkan suku bunga berdasarkan perlambatan ekonomi.

Meskipun demikian, investor telah memperhitungkan peluang penurunan suku bunga sebesar 90%, sebagaimana diungkapkan oleh alat probabilitas suku bunga Prime Market Terminal.

Analis ING, dalam sebuah catatan, menulis, "Para pedagang menambah taruhan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga bulan depan. Dengan meningkatnya taruhan pemangkasan suku bunga AS setelah pidato Powell, Emas dapat bersiap untuk mencapai rekor tertinggi baru."

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas denuklirisasi dan Trump menambahkan bahwa Putin enggan bertemu Zelenskiy karena ia tidak menyukainya.

De-eskalasi konflik Rusia-Ukraina akan berdampak negatif bagi harga emas batangan, yang biasanya berjalan baik di tengah ketidakpastian geopolitik.

Sementara itu, CNBC melaporkan bahwa tarif furnitur akan diberlakukan sebagai bagian dari investigasi keamanan nasional terhadap kayu, mengutip seorang pejabat Gedung Putih.

Pekan ini, para pedagang emas akan memantau rilis Pesanan Barang Tahan Lama, PDB, Klaim Pengangguran Awal, dan pengukur inflasi favorit The Fed, Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE).(Cay)

Sumber; Fxstreet

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS