
Emas (XAU/USD) sedikit melemah selama sesi Amerika pada hari Selasa, tertekan oleh penguatan Dolar AS dan membaiknya sentimen risiko. Logam mulia ini diperdagangkan mendekati $3.320, mendekati level terendah 12 hari yang tercatat pada awal perdagangan Asia. Sebelumnya pada hari itu, Emas sempat pulih dari pelemahan semalam setelah pertemuan puncak Gedung Putih pada hari Senin antara Presiden AS Donald Trump, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, dan para pemimpin utama Eropa. Meskipun perundingan tersebut mengisyaratkan persatuan diplomatik, tidak adanya gencatan senjata terus meningkatkan ketidakpastian geopolitik, memberikan beberapa dukungan mendasar bagi arus masuk aset safe haven.
Penguatan Dolar AS membatasi upaya pemulihan Emas, sementara imbal hasil Treasury yang sedikit lebih rendah setelah tiga hari menguat hanya memberikan dukungan terbatas. Ke depannya, fokus beralih ke rilis risalah rapat FOMC pada hari Rabu dan Simposium Jackson Hole yang akan datang, yang keduanya dapat membentuk ekspektasi untuk langkah kebijakan Federal Reserve selanjutnya. Pasar masih memperkirakan penurunan suku bunga pada bulan September, dan retorika dovish apa pun dapat membantu menghidupkan kembali permintaan aset non-imbal hasil seperti emas.
Meskipun pasar menyambut baik tanda-tanda koordinasi diplomatik, pertemuan puncak Trump-Zelenskyy tidak menawarkan banyak terobosan langsung, sehingga membuat investor tetap waspada. Para pemimpin menjanjikan dukungan militer dan ekonomi yang berkelanjutan untuk Ukraina, dengan pembicaraan yang berpusat pada usulan "koalisi yang bersedia" untuk mengawasi pengaturan pertahanan di masa mendatang. Presiden Trump mengungkapkan bahwa ia telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan mengisyaratkan persiapan awal untuk potensi pertemuan puncak trilateral. "Akan ada dua presiden, ditambah saya sendiri," ujarnya, merujuk pada kemungkinan pertemuan dengan Zelenskyy dan Putin. Trump juga menekankan bahwa Amerika Serikat akan bekerja sama erat dengan mitra-mitra Eropa untuk menetapkan jaminan keamanan jangka panjang bagi Ukraina.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...