
Emas (XAU/USD) kesulitan memanfaatkan keuntungan moderatnya di sesi Asia hari Kamis (14/8) hingga mencapai puncak tiga hari dan menarik beberapa penjual intraday di dekat wilayah $3.375. Sentimen risiko global tetap didukung oleh optimisme atas perpanjangan gencatan senjata perdagangan AS-Tiongkok selama tiga bulan lagi dan KTT AS-Rusia pada hari Jumat yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Ukraina. Hal ini, pada gilirannya, menjadi penghambat bagi logam mulia safe haven ini. Namun, kombinasi faktor-faktor pendukung mendukung para pedagang yang bullish dan mendukung kemungkinan munculnya beberapa aksi beli saat turun.
Bias jual Dolar AS (USD) tetap kuat menyusul semakin diterimanya bahwa Federal Reserve AS (Fed) akan menurunkan biaya pinjaman pada bulan September. Lebih lanjut, para pedagang telah memperkirakan kemungkinan bahwa Fed akan memangkas suku bunga dua kali pada akhir tahun ini, yang pada gilirannya, akan terus menjadi pendorong bagi Emas yang tidak memberikan imbal hasil. Oleh karena itu, sebaiknya tunggu beberapa aksi jual lanjutan sebelum mengonfirmasi bahwa pemulihan terbaru dari area $3.331, atau di atas level terendah satu minggu yang dicapai pada hari Selasa, telah kehabisan tenaga. (Arl)
Sumber: Fxstreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...