
Harga emas naik pada Rabu(13/8) seiring meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve AS pada September, setelah data inflasi yang moderat, sementara pelemahan dolar turut mendukung permintaan logam mulia.
Harga emas spot naik 0,3% menjadi $3.354,77 per ons pada pukul 08.02 GMT. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember naik tipis 0,1% menjadi $3.403,20.
"Pelaku pasar mulai memperdebatkan kemungkinan Fed memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin pada pertemuan September, setelah komentar dari Menteri Keuangan AS Bessent kemarin, dengan fokus pada data ekonomi AS yang melemah untuk mendukung langkah tersebut," kata analis komoditas UBS Giovanni Staunovo.
Pasar memperkirakan peluang lebih dari 90% untuk pemangkasan suku bunga bulan depan, setelah kenaikan inflasi Juli yang ringan menunjukkan dampak terbatas dari tarif impor AS terhadap harga konsumen, dengan setidaknya satu pemangkasan tambahan diantisipasi sebelum akhir tahun.
Emas, aset tanpa imbal hasil yang sering dianggap sebagai aset lindung nilai di masa ketidakpastian ekonomi atau geopolitik, biasanya diuntungkan dalam lingkungan suku bunga rendah.
Indeks dolar (.DXY) turun ke level terendah dua minggu, membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih terjangkau bagi pembeli luar negeri.
Para pemimpin Eropa dan Ukraina akan berbicara dengan Presiden AS Donald Trump dalam pertemuan virtual pada Rabu, menjelang KTT-nya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, guna menekankan risiko mengorbankan kepentingan Kyiv demi mengejar gencatan senjata.
"Jangan berharap pembicaraan tersebut akan memengaruhi pasar emas secara signifikan, meski bisa memicu volatilitas jangka pendek. Dalam waktu dekat, harga kemungkinan bergerak mendatar hingga data ekonomi AS yang masuk mendukung siklus pemangkasan suku bunga Fed yang lebih cepat," kata Staunovo.
Sementara itu, AS dan China memperpanjang gencatan tarif selama 90 hari lagi, menghindari bea masuk tiga digit pada barang-barang masing-masing.
Di pasar logam mulia lainnya, harga perak spot naik 1,3% menjadi $38,39 per ons, platinum naik 0,8% menjadi $1.346,05, dan paladium menguat 0,4% menjadi $1.133,72. (azf)
Sumber: Reuters
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...