
Harga emas turun lebih dari 1% pada hari Senin(11/8) karena investor menunggu kabar dari Gedung Putih mengenai potensi tarif atas bullion, serta data inflasi AS yang akan memberikan petunjuk arah suku bunga Federal Reserve.
Harga emas spot turun 1,4% menjadi $3.350,94 per ons pada pukul 11:35 GMT setelah sempat menyentuh $3.408,06 pada hari Jumat, level tertinggi sejak 23 Juli. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember merosot 2,5% menjadi $3.404,90, setelah mencapai rekor $3.534,10 pada hari Jumat menyusul laporan bahwa Washington memberlakukan tarif atas impor batang bullion seberat 1 kg.
Gedung Putih pada hari Jumat mengatakan akan mengeluarkan perintah eksekutif untuk memperjelas sikapnya terkait tarif tersebut.
"Harga emas spot anjlok, bersama dengan kontrak berjangka, seiring pasar menghapus kejutan awal dari tarif AS yang berpotensi mengacaukan arus perdagangan bullion," ujar Han Tan, Kepala Analis Pasar di platform perdagangan investasi Nemo.Money.
Fokus pasar juga tertuju pada data inflasi konsumen (CPI) AS yang akan dirilis Selasa, dengan tarif diperkirakan mendorong inflasi inti naik 0,3%, sehingga tingkat tahunan menjadi 3%, jauh di atas target 2% The Fed.
"Data CPI yang lebih rendah dari perkiraan, yang memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada akhir tahun, dapat mengembalikan harga emas spot di atas level psikologis $3.400," tambah Tan.
Laporan ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan baru-baru ini membuat pasar memperkirakan hampir 90% kemungkinan pemangkasan suku bunga pada September, dan setidaknya satu kali lagi pemangkasan sebelum akhir tahun. Suku bunga yang lebih rendah biasanya menguntungkan emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Di sisi perdagangan, tenggat waktu bagi Tiongkok untuk menyepakati kesepakatan tarif dengan Washington yang berakhir Selasa diperkirakan akan diperpanjang lagi. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bertemu di Alaska pada hari Jumat untuk membahas penghentian perang Ukraina.
"Meningkatnya ekspektasi kesepakatan damai antara Ukraina dan Rusia yang dinegosiasikan oleh Trump telah mengurangi sebagian permintaan safe haven terhadap emas," kata analis SP Angel, John Meyer, dalam sebuah catatan.
Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot turun 1,5% menjadi $37,74 per ons, platinum turun 2% menjadi $1.307,70, dan paladium melemah 0,2% menjadi $1.123,43. (azf)
Sumber: Reuters
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...