
Harga emas melemah pada hari Rabu(23/7) karena membaiknya selera risiko setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan dagang dengan Jepang menjelang batas waktu tarif yang akan datang. Meskipun dolar yang melemah dan imbal hasil Treasury yang lebih rendah membatasi kerugian emas batangan yang dihargakan dalam dolar AS.
Harga emas spot turun 0,2% menjadi $3.422,95 per ons pada pukul 04.59 GMT, setelah mencapai titik tertinggi sejak 16 Juni di awal sesi perdagangan.
Harga emas berjangka AS juga melemah 0,2% menjadi $3.436,10.
Trump mengatakan AS dan Jepang telah mencapai kesepakatan dagang yang mencakup tarif 15% yang akan dikenakan pada impor AS dari negara tersebut.
Para pejabat AS dan Tiongkok akan bertemu di Stockholm minggu depan untuk membahas perpanjangan batas waktu negosiasi kesepakatan dagang, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent. "Jika kesepakatan perdagangan lebih lanjut ditandatangani sebelum 1 Agustus, hal ini dapat semakin meningkatkan selera risiko umum dan mengurangi permintaan emas," kata Kepala Analis Pasar CM Trade, Tim Waterer.
"Namun, jika USD tetap tertekan, hal ini akan membuat pengembalian ke level $3.500 tetap menjadi prospek jangka pendek yang layak untuk logam mulia ini."
Saham Jepang memimpin reli pasar saham Asia pada hari Rabu setelah Trump mengumumkan kesepakatan AS-Jepang.
Mendukung emas batangan, indeks dolar AS (.DXY) membuka tab baru, merana di dekat level terendah dua minggu terhadap para pesaingnya, membuat emas yang dihargakan dalam dolar AS lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun pada hari Selasa mencapai level terendah sejak 9 Juli.
Sementara itu, Trump melanjutkan serangannya terhadap Ketua Federal Reserve AS, Jerome Powell, menyebutnya "orang bodoh" yang telah mempertahankan suku bunga terlalu tinggi dan mengatakan ia akan lengser dalam delapan bulan. "Kondisi likuiditas rendah dan volatilitas bisa saja mereda jika tekanan pada pelonggaran kebijakan Powell mereda. Oleh karena itu, para investor mungkin mulai melemah dan bergerak di bawah $3.500," kata Matt Simpson, analis senior di City Index.
Di tempat lain, perak spot turun 0,2% menjadi $39,20 per ons, platinum turun 0,1% menjadi $1.439,65, dan paladium melemah 0,2% menjadi $1.272,50. (azf)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...