Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Menguat di Tengah Kekhawatiran Tarif Trump
Tuesday, 22 July 2025 08:30 WIB | GOLD |GOLD

Emas bertahan mendekati level tertingginya dalam sebulan, karena sentimen penghindaran risiko kembali muncul di antara investor yang mengamati perkembangan negosiasi perdagangan menjelang batas waktu tarif Presiden AS Donald Trump pada 1 Agustus.

Emas batangan diperdagangkan mendekati $3.395 per ons setelah ditutup 1,4% lebih tinggi pada sesi sebelumnya, karena kekhawatiran tentang langkah perdagangan Trump selanjutnya memicu kembali permintaan aset haven. Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada hari Senin mengatakan bahwa presiden mungkin akan mengeluarkan lebih banyak surat tarif unilateral sebelum 1 Agustus. Dolar mengalami hari terburuknya dalam hampir sebulan, membuat emas lebih murah bagi sebagian besar pembeli.

Investor juga mempertimbangkan prospek arah suku bunga Federal Reserve menjelang keputusan kebijakan minggu depan. Para pejabat baru-baru ini menyatakan pandangan yang berbeda tentang bagaimana agenda tarif Trump akan berdampak pada inflasi, dengan Gubernur Fed Christopher Waller menganjurkan penurunan suku bunga meskipun sebagian besar rekannya tetap lebih berhati-hati. Biaya pinjaman yang lebih rendah cenderung menguntungkan emas, karena tidak membayar bunga.

Baca Selengkapnya: Ancaman Trump Membuat Wall Street Mencari Lindung Nilai Powell yang Sempurna

Pasar swap menunjukkan kemungkinan hampir nol untuk penurunan suku bunga Fed minggu depan. Untuk sisa tahun ini, para pedagang bertaruh bahwa Fed akan menurunkan total 46 basis poin, level yang sedikit berubah dari hari Jumat.

Emas telah naik lebih dari seperempat tahun ini, karena ketidakpastian seputar upaya agresif Trump untuk membentuk kembali perdagangan global dan konflik di Ukraina dan Timur Tengah memicu pelarian ke aset safe haven. Logam mulia telah diperdagangkan dalam kisaran yang ketat selama beberapa bulan terakhir.

Emas spot berada di level $3.396,13 per ons pada pukul 8:31 pagi di Singapura. Indeks Spot Dolar Bloomberg sedikit berubah, setelah turun 0,5% di sesi sebelumnya. Perak dan platinum stabil, sementara paladium naik. (azf)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS