
Harga emas melonjak lebih dari 1% pada hari Senin(21/7)karena Dolar AS dan imbal hasil Treasury AS anjlok tajam di tengah ketidakpastian kesepakatan perdagangan, di tengah sentimen risiko secara keseluruhan di pasar. Pada saat penulisan ini, XAU/USD diperdagangkan pada $3.397 setelah memantul dari level terendah harian di $3.338.
Selera risiko membaik karena para pedagang menunggu rilis laporan keuangan di Amerika Serikat (AS). Sementara itu, batas waktu tarif 1 Agustus yang diberlakukan oleh Gedung Putih semakin dekat, membuat investor merasa tidak nyaman dengan kesepakatan perdagangan antara AS dan tiga mitra dagang utamanya, termasuk Uni Eropa (UE), Kanada, dan Meksiko.
Berita perdagangan mengungkapkan bahwa para utusan Uni Eropa akan bertemu paling cepat minggu ini untuk meresmikan rencana pembalasan jika terjadi kemungkinan skenario tanpa kesepakatan dengan Presiden AS Trump, menurut Bloomberg.
The Wall Street Journal melaporkan bahwa Menteri Keuangan AS Bessent merekomendasikan Trump untuk tidak memecat Ketua The Fed, Jerome Powell, karena akan menimbulkan keraguan terhadap independensi Federal Reserve (The Fed). Hal ini akan memicu reaksi di pasar, yang akan menekan Dolar AS dan menaikkan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Berita lain mengungkapkan bahwa Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) mempertahankan suku bunga pinjaman utamanya pada pertemuan terakhir, sesuai perkiraan.
Pekan ini, data ekonomi AS masih terbatas dengan rilis data perumahan, Klaim Pengangguran untuk pekan yang berakhir 19 Juli, dan data Pesanan Barang Tahan Lama.(alg)
Sumber: FXstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...