Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Menguat di Tengah Kekhawatiran Tarif dan Inflasi
Monday, 21 July 2025 23:11 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari sebulan karena para pedagang menilai dampak tarif terhadap inflasi dan suku bunga tanpa adanya data ekonomi yang relevan.

Dolar dan imbal hasil obligasi melemah pada hari Senin, mendorong harga emas batangan naik hingga 1,5%. Emas batangan biasanya diuntungkan ketika dolar AS melemah dan dalam lingkungan suku bunga yang lebih rendah. Dana makro telah mulai membeli kembali posisi short yang mereka bangun sebelumnya dalam emas, menurut TD Securities. Emas batangan akan mengalami kenaikan lebih lanjut, didorong oleh katalis termasuk perang dagang, pemangkasan suku bunga yang dilanjutkan, lingkungan stagflasi, dan tantangan terhadap kredibilitas bank sentral, kata ahli strategi komoditas Daniel Ghali dalam sebuah catatan.

Gubernur Fed Christopher Waller menganjurkan pemangkasan suku bunga minggu lalu dan Gubernur Michelle Bowman juga menyatakan keterbukaan terhadap pemangkasan. Sementara itu, rekan-rekan mereka tetap lebih berhati-hati karena risiko inflasi yang terus-menerus dipicu oleh tarif. Perbedaan pendapat ini muncul ketika Trump terus menekan Ketua Fed Jerome Powell  yang masa jabatannya sebagai ketua berakhir pada Mei 2026 dengan Gedung Putih mengevaluasi kandidat untuk menggantikannya dan berjanji untuk memilih seseorang yang akan memangkas suku bunga. Presiden juga membantah laporan Wall Street Journal bahwa Menteri Keuangan Scott Bessent menyarankannya bahwa pasar akan bereaksi buruk jika dia memecat Powell.

Di bidang perdagangan, para pejabat Uni Eropa akan bertemu paling cepat minggu ini untuk merumuskan rencana guna menanggapi kemungkinan skenario tanpa kesepakatan dengan AS. Investor akan mengamati kemajuan pembicaraan dengan sejumlah mitra dagang menjelang batas waktu Trump pada 1 Agustus untuk mengenakan apa yang disebut tarif timbal balik.

Emas telah naik lebih dari seperempat tahun ini, dengan ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang aset berdenominasi dolar memicu pelarian ke aset safe haven. Logam mulia telah diperdagangkan dalam kisaran yang ketat selama beberapa bulan terakhir, karena investor menunggu kejelasan mengenai perundingan perdagangan global, arah penurunan suku bunga, dan dampak tarif terhadap ekonomi global.

Harga emas spot naik 1,5% menjadi $3.398,39 per ons pada pukul 11.53 pagi di New York. Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit melemah. Perak, platinum, dan paladium semuanya menguat.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS