
Harga emas menguat pada hari Senin(21/7), didukung oleh dolar yang melemah karena investor memantau perkembangan perundingan perdagangan AS dan menunggu katalis potensial penggerak pasar, termasuk pertemuan kebijakan Federal Reserve yang dijadwalkan minggu depan.
Harga emas spot naik 0,6% menjadi $3.368,39 per ons, pada pukul 05.34 GMT. Harga emas berjangka AS naik 0,5% menjadi $3.376.
"Dolar mengawali pekan ini dengan lesu, yang membuka peluang bagi emas untuk mencatatkan penguatan lebih awal karena tenggat waktu tarif semakin dekat," kata Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer.
"Semakin dekat kita dengan tenggat waktu penting 1 Agustus tanpa adanya kesepakatan perdagangan baru, semakin besar kemungkinan emas akan kembali mendekati level $3.400 dan mungkin lebih tinggi." Indeks dolar (.DXY) melemah 0,1% terhadap mata uang utama lainnya, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Investor mengamati perkembangan negosiasi perdagangan menjelang tenggat waktu Presiden AS Donald Trump pada 1 Agustus, karena Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick tetap optimistis mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa.
Trump mungkin akan mengunjungi Tiongkok sebelum menghadiri KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik antara 30 Oktober dan 1 November, atau ia dapat bertemu dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping di sela-sela acara APEC di Korea Selatan, menurut laporan.
Pada pertemuan akhir pekan ini, Bank Sentral Eropa diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap di 2,0% setelah serangkaian pemangkasan suku bunga.
Pekan lalu, Gubernur Federal Reserve Christopher Waller mengatakan ia masih yakin bahwa bank sentral AS harus memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan minggu depan.
Emas, yang sering dianggap sebagai aset safe haven selama ketidakpastian ekonomi, cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah. Di Jepang, koalisi yang berkuasa kehilangan kendali atas majelis tinggi dalam pemilu hari Minggu, yang semakin melemahkan cengkeraman Perdana Menteri Shigeru Ishiba seiring semakin dekatnya tenggat waktu tarif AS.
Di tempat lain, perak spot naik 0,3% menjadi $38,28 per ons, platinum naik 0,5% menjadi $1.429,08, dan paladium naik 1,6% menjadi $1.259,93. (azf)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...