
Harga emas menguat pada hari Selasa (15/7) karena kekhawatiran atas perang dagang global memicu permintaan aset safe haven, sementara investor menunggu data inflasi utama AS.
Emas spot naik 0,5% menjadi $3.361,39 per ons, pada pukul 08.16 GMT. Emas berjangka AS naik 0,3% menjadi $3.370,40. Dolar AS (.DXY), dibuka di tab baru, turun 0,1%, membuat emas lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lain.
"Emas menguat karena para investor bullish ingin memanfaatkan dolar yang sedikit lebih lemah hari ini," kata Han Tan, kepala analis pasar di Nemo.Money.
"Emas menikmati banyak faktor pendukung, mulai dari ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, ancaman tarif Presiden AS Donald Trump, serta risiko geopolitik dan ekonomi yang terus berlanjut." Uni Eropa pada hari Senin menuduh AS menolak upaya mencapai kesepakatan perdagangan dan memperingatkan akan mengambil tindakan balasan jika tidak tercapai kesepakatan untuk menghindari tarif berat yang diancamkan Trump akan diberlakukan mulai 1 Agustus.
Trump meningkatkan perang dagangnya pada hari Sabtu, mengumumkan tarif 30% untuk sebagian besar impor Uni Eropa dan Meksiko, setelah mengeluarkan peringatan serupa kepada mitra dagang lainnya.
Sementara itu, laporan indeks harga konsumen (IHK) AS, yang akan dirilis pukul 12.30 GMT, dapat memberikan panduan lebih lanjut kepada investor tentang arah kebijakan Federal Reserve. Harga konsumen AS kemungkinan meningkat pada bulan Juni, berpotensi menandai dimulainya peningkatan inflasi yang telah lama diantisipasi akibat tarif yang telah membuat The Fed berhati-hati dalam melanjutkan pemotongan suku bunga. Pasar saat ini mengantisipasi pemotongan suku bunga sebesar 48 basis poin pada akhir tahun ini, dimulai pada bulan Oktober.
Di tempat lain, harga perak spot naik 0,5% menjadi $38,31 per ons, setelah mencapai level tertinggi sejak September 2011 pada hari Senin. "Jika rasio harga emas terhadap perak saat ini dipertahankan, dengan harga emas di atas $3.440/oz, kita akan melihat perak di atas $40/oz," kata Nitesh Shah, ahli strategi komoditas WisdomTree. Platinum naik 0,2% menjadi $1.366,30, sementara paladium turun 0,3% menjadi $1.189,69.(alg)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...