
Harga emas melonjak lebih dari 1% ke level tertinggi dalam lebih dari dua minggu pada hari Jumat (11/7), karena investor beralih ke aset safe haven setelah Presiden AS Donald Trump memperluas perang dagang global dengan pengumuman tarif baru.
Emas spot naik 1,2% menjadi $3.363,46 per ons pada pukul 11.32 EDT (15.32 GMT), level tertinggi sejak 24 Juni. Emas berjangka AS naik 1,6% menjadi $3.377,80. Saham global melemah setelah Trump meningkatkan serangan tarifnya terhadap Kanada, dengan mengatakan AS akan mengenakan tarif 35% untuk impor bulan depan dan berencana untuk mengenakan tarif menyeluruh sebesar 15% atau 20% pada sebagian besar mitra dagang lainnya.
Minggu ini, Trump juga mengumumkan tarif 50% untuk impor tembaga AS dan pungutan yang sama untuk barang-barang dari Brasil. "Kita berada dalam lingkungan di mana premi ketidakpastian kembali di pasar dan emas mendapatkan tawaran safe haven," kata Aakash Doshi, kepala strategi emas global di State Street Global Advisors.
"Saya pikir kisaran harga di kuartal ketiga kemungkinan besar antara $3.100 dan $3.500. Paruh pertama tahun ini sangat kuat, dan saya yakin kita sekarang berada dalam fase konsolidasi yang lebih dalam."
Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung berkinerja baik selama ketidakpastian ekonomi dan dalam lingkungan suku bunga rendah.
Gubernur Federal Reserve Christopher Waller pada hari Kamis menegaskan kembali keyakinannya bahwa bank sentral AS dapat memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan akhir bulan ini. Investor saat ini mengantisipasi pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 50 basis poin pada akhir tahun ini. Di tempat lain, harga perak spot naik 3,4% menjadi $38,3 per ons, level tertinggi sejak September 2011. Platinum naik 0,8% menjadi $1.371,43 dan paladium naik 5,4% menjadi $1.203,01.
Premium harga berjangka AS untuk perak, platinum, dan paladium terhadap patokan London naik setelah pengumuman tarif tembaga Trump minggu ini, yang menyebabkan lonjakan tarif sewa.
"Para pedagang melepas posisi terbuka di NYMEX/COMEX dan terpaksa meminjam di sisi lain," kata seorang pedagang logam mulia, menambahkan bahwa aktivitas pada logam yang disebut putih ini tidak memengaruhi emas.(alg)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...