Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Stabil di Tengah Guncangan Tarif Baru Trump dan Penguatan Dolar
Tuesday, 8 July 2025 07:15 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas bergerak stabil pada perdagangan Selasa (8/7), setelah membalikkan kerugian tajam pada sesi sebelumnya. Stabilitas ini dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap meningkatnya ketegangan dagang global setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif baru sebesar 25% kepada Jepang dan Korea Selatan. Langkah ini mendorong investor kembali pada aset safe haven seperti emas, meskipun penguatan dolar AS memberikan tekanan pada harga logam mulia tersebut.

Apa yang terjadi? Trump menyatakan bahwa negara-negara Asia, termasuk Jepang dan Korea Selatan, akan dikenakan tarif 25% atas sejumlah barang ekspor ke AS. Tarif tambahan terhadap negara-negara mitra dagang lainnya juga akan diumumkan, kecuali jika negara-negara tersebut mencapai kesepakatan dengan AS. Meski demikian, Trump memperpanjang batas waktu penerapan tarif hingga 1 Agustus, memberi waktu tambahan tiga minggu bagi negara-negara terdampak untuk merespons atau melakukan negosiasi.

Mengapa hal ini penting? Ketidakpastian kebijakan perdagangan AS telah menjadi faktor utama yang mengguncang pasar global. Kekhawatiran akan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dunia mendorong investor untuk mencari perlindungan di instrumen seperti emas batangan. Meski sempat jatuh 1,2% di awal pekan, emas kembali stabil di level $3.337,30 per ons pada pukul 07:15 waktu Singapura. Namun, penguatan dolar AS”yang biasanya membuat emas lebih mahal bagi pembeli internasional”membatasi kenaikan lebih lanjut.

Bagaimana dampaknya ke pasar logam mulia lainnya? Perak dan paladium dilaporkan bergerak stabil, sementara platinum justru mengalami penurunan tipis. Indeks Bloomberg Dollar Spot sempat naik 0,5% pada Senin, namun turun 0,1% pada Selasa, menandakan adanya volatilitas tinggi yang masih membayangi pasar mata uang dan komoditas. Dengan ketegangan tarif dan geopolitik yang masih berkembang, harga emas diperkirakan tetap mendapat dukungan sebagai aset perlindungan nilai.

Sumber: newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS