Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Emas Melemah di Tengah Fokus Negosiasi Dagang AS
Monday, 30 June 2025 07:50 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas melemah setelah mencatat dua pekan penurunan beruntun, seiring berkurangnya permintaan akibat sentimen pasar yang cenderung risk-on, di tengah upaya Gedung Putih menyelesaikan kesepakatan dagang dengan sejumlah negara sebelum tenggat waktu 9 Juli.

Logam mulia sempat turun hingga 0,8% pada awal perdagangan Asia sebelum memangkas sebagian kerugiannya. Investor kini mencermati sejauh mana perkembangan pembicaraan dagang. Menurut Bloomberg News pada Jumat, Uni Eropa dan AS percaya dapat mencapai semacam kesepakatan dagang tepat waktu, sementara negosiasi dengan India, Jepang, dan beberapa negara lain masih berlangsung. Bloomberg juga melaporkan bahwa AS hampir mencapai kesepakatan dengan Meksiko dan Vietnam.

Meski demikian, jika mengacu pada dua kesepakatan Trump sebelumnya dengan China dan Inggris, kemungkinan besar kesepakatan baru ini juga tidak akan menyentuh isu-isu utama secara menyeluruh, dan banyak rincian yang akan dinegosiasikan di kemudian hari.

Secara tahunan, harga emas masih naik sekitar seperempat sejak awal tahun, dan saat ini diperdagangkan sekitar $230 di bawah rekor tertingginya pada April. Permintaan terhadap aset aman seperti emas tetap tinggi akibat ketegangan geopolitik dan kekhawatiran dagang. Namun, emas tampaknya akan mencatatkan penurunan bulanan pertamanya di tahun 2025, seiring meredanya konflik Timur Tengah dan membaiknya sentimen konsumen serta ekspektasi inflasi di AS.

Harga spot emas turun 0,2% ke level $3.269,16 per ons pada pukul 08.24 pagi waktu Singapura. Sementara itu, indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1%. Harga perak dan paladium juga melemah, sedangkan platinum justru menguat.

Di sisi lain, perhatian investor juga tertuju pada RUU pemotongan pajak senilai $4,5 triliun yang diajukan Presiden Trump dan sedang dibahas di Senat. Partai Republik berupaya menggalang dukungan untuk meloloskan RUU tersebut dalam pemungutan suara yang diperkirakan berlangsung hingga Senin. Sementara biaya besar dari RUU ini menjadi sorotan, terutama bagi kalangan konservatif fiskal yang khawatir hal tersebut dapat semakin memperbesar defisit anggaran.

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS