
Harga emas datar dalam perdagangan Asia pada hari Rabu (18/6) karena investor menahan diri untuk tidak memasang taruhan besar menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve AS, sementara juga mencermati perkembangan seputar konflik Israel-Iran.
Harga emas spot datar pada $3.388,04 per ons, pada pukul 03.41 GMT. Harga emas berjangka AS sebagian besar tidak berubah pada $3.406,50.
"Harga emas berfluktuasi karena investor melacak eskalasi risiko di Timur Tengah. Laporan AS yang tidak bersemangat tentang penjualan ritel, perumahan, dan produksi industri memperkuat kasus bagi Fed untuk memangkas suku bunga akhir tahun ini," kata analis di ANZ dalam sebuah catatan.
Iran dan Israel meluncurkan serangan rudal baru satu sama lain pada hari Rabu saat perang udara antara kedua musuh bebuyutan itu memasuki hari keenam meskipun ada seruan dari Presiden AS Donald Trump agar Iran menyerah tanpa syarat.
AS mengerahkan lebih banyak pesawat tempur ke Timur Tengah dan memperluas pengerahan pesawat tempur lainnya, tiga pejabat AS mengatakan kepada Reuters.
Data pada hari Selasa menunjukkan penjualan ritel AS turun lebih dari yang diharapkan pada bulan Mei, terbebani oleh penurunan pembelian kendaraan bermotor karena upaya untuk menghindari potensi kenaikan harga terkait tarif mulai surut.
Sementara itu, bank sentral AS secara luas diperkirakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah pada akhir pertemuan kebijakannya di kemudian hari.
Fokus juga akan tertuju pada proyeksi terbaru Fed untuk ekonomi dan suku bunga acuan.
"Kami mempertahankan perkiraan kami bahwa pembelian bank sentral yang secara struktural kuat dan peningkatan kepemilikan ETF dari pemotongan Fed akan menaikkan harga emas menjadi $3.700/oz pada akhir tahun 2025 dan $4.000 pada pertengahan tahun 2026," kata Goldman Sachs dalam sebuah catatan.
SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas terbesar di dunia, mengatakan kepemilikannya naik 0,43% menjadi 945,94 ton pada hari Selasa.
Di tempat lain, perak spot turun 0,1% menjadi $37,22 per ons, platinum naik 0,3% menjadi $1.266,04, sementara paladium naik 0,3% menjadi $1.054,63.(alg)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...