
Harga emas stabil pada hari Selasa (17/6) karena investor mencerna konflik antara Israel dan Iran dan menantikan pertemuan kebijakan Federal Reserve AS minggu ini.
Harga emas spot stabil pada $3.383,01 per ons, pada pukul 08.51 GMT. Harga emas berjangka AS turun 0,5% menjadi $3.401,30.
Israel dan Iran saling serang untuk hari kelima berturut-turut pada hari Selasa.
Presiden AS Donald Trump mendesak evakuasi ibu kota Iran, Teheran, dan mempersingkat perjalanannya ke KTT G7 di Kanada. Laporan terpisah mengatakan bahwa ia telah meminta Dewan Keamanan Nasional pemerintahannya untuk bersiap di ruang situasi.
"Pasar menunggu sinyal terbaru apakah permusuhan antara Israel dan Iran akan meningkat atau akan tetap terkendali," kata Han Tan, kepala analis pasar di Exinity Group.
"Emas masih mempertahankan biasnya untuk melonjak naik karena tanda-tanda konflik Timur Tengah yang memburuk, mengingat status logam mulia sebagai tempat berlindung yang aman akhir-akhir ini."
Sumber-sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Teheran telah meminta Oman, Qatar, dan Arab Saudi untuk mendesak Trump agar mendesak Israel agar melakukan gencatan senjata di kawasan tersebut, dengan Iran menawarkan fleksibilitas dalam perundingan nuklir sebagai balasannya.
Emas batangan dengan imbal hasil nol dianggap sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian geopolitik dan ekonomi dan cenderung berkembang pesat dalam lingkungan bunga rendah.
Keputusan suku bunga bank sentral AS dan pernyataan Ketua Jerome Powell akan dirilis pada hari Rabu. Para pedagang saat ini memperkirakan dua kali pemotongan suku bunga pada akhir tahun.
Sementara itu, Citi menurunkan target harga jangka pendek dan jangka panjangnya untuk emas, memproyeksikan harga dapat turun di bawah $3.000 per ons pada akhir tahun 2025 atau awal tahun 2026, didorong oleh permintaan investasi yang menurun dan prospek pertumbuhan global yang membaik, katanya dalam sebuah catatan pada hari Senin.
Di tempat lain, harga perak spot naik 0,3% menjadi $36,45 per ons, platinum tidak berubah pada $1.246,59, sementara paladium turun 0,4% menjadi $1.025,44. (Arl)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...