
Harga emas naik ke level tertinggi dalam satu minggu pada hari Kamis (12/6), didorong oleh data inflasi AS yang lebih lemah yang memperkuat ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve tahun ini, sementara investor mengamati serangkaian data inflasi lainnya untuk arahan lebih lanjut.
Harga emas spot naik 0,2% menjadi $3.360,29 per ons, pada pukul 08.38 GMT, setelah mencapai level tertinggi sejak 5 Juni pada hari sebelumnya.
Harga emas berjangka AS naik 1,1% menjadi $3.380,00.
Indeks dolar AS (.DXY), turun 0,3% ke level terendah hampir dua bulan. Dolar yang lebih lemah membuat emas batangan lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lain.
"Emas masih tertahan... dengan penembusan di atas $3.400 diperlukan untuk mengubahnya. Fokus jangka pendek (adalah) pada perkembangan Timur Tengah, dolar, dan spekulasi tentang waktu pemotongan suku bunga AS berikutnya," kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank.
Data menunjukkan Indeks Harga Konsumen AS meningkat 0,1% bulan lalu setelah naik 0,2% pada bulan April. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan CPI naik 0,2% dan meningkat 2,5% dari tahun ke tahun.
Pasar sekarang memperkirakan setidaknya 50 basis poin pemotongan suku bunga tahun ini.
Emas, aset safe haven, sering kali berkembang pesat selama masa ekonomi yang tidak menentu dan dalam lingkungan suku bunga rendah.
Investor sekarang mengalihkan fokus mereka ke data Indeks Harga Produsen AS yang akan dirilis pada pukul 12.30 GMT, menjelang pertemuan Federal Reserve pada 17“18 Juni.
"PPI akan diawasi untuk melihat apakah mereka dapat memberikan kejutan seperti CPI atau apakah ekspektasi kenaikan harga input akan terkonfirmasi," imbuh Hansen.
Di sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa personel AS sedang dipindahkan dari Timur Tengah karena "itu bisa menjadi tempat yang berbahaya", seraya menambahkan bahwa Amerika Serikat tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.
Di tempat lain, perak spot turun 0,8% pada $35,94 per ons, platinum naik 0,3% menjadi $1.260,14, bertahan pada level tertinggi lebih dari empat tahun, sementara paladium turun 1,9% pada $1.059,25.(alg)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...