Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Turun Saat Panggilan Telepon Trump-Xi Meredakan Ketegangan Perdagangan Pasar Menunggu NFP AS
Friday, 6 June 2025 02:22 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas memangkas kenaikan sebelumnya setelah berita terbaru mengungkapkan bahwa panggilan telepon antara Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari Tiongkok, Xi Jinping, positif, dengan keduanya terutama membahas perdagangan, menurut Trump. Pada saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan pada $3.350, turun 0,72%.

Di jejaring sosialnya, Trump mengungkapkan bahwa panggilan telepon itu positif, menambahkan, "Seharusnya tidak ada lagi pertanyaan tentang kompleksitas produk Tanah Jarang."

Ia mengatakan bahwa tim AS dan Tiongkok akan bertemu di lokasi yang akan ditentukan. Berita itu membuat harga Emas Batangan turun, karena selera risiko membaik meskipun data ekonomi AS mengecewakan investor dan meningkatkan peluang penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) tahun ini.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS mengungkapkan bahwa, memang, pasar tenaga kerja melemah karena jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran meningkat. Data lain menunjukkan defisit perdagangan menyempit pada bulan April, menurut Biro Analisis Ekonomi AS, karena pasokan barang sebelum tarif mulai berkurang.

Greenback memangkas sebagian kerugian sebelumnya, seperti yang diungkapkan oleh Indeks Dolar AS (DXY). DXY, yang melacak nilai dolar terhadap enam mata uang lainnya, hampir tidak berubah pada 98,75.

Kepercayaan emas akan bergantung pada angka Nonfarm Payrolls (NFP) hari Jumat. Jika data menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja tetap solid, logam kuning tersebut dapat melemah karena Dolar AS menguat. Jika tidak, perkirakan kenaikan lebih lanjut dalam XAU/USD karena investor akan semakin yakin bahwa Fed dapat memangkas suku bunga lebih awal dari yang diharapkan.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS