
Harga emas (XAU/USD) tidak memiliki bias arah intraday yang kuat pada hari Kamis(5/6) dan berfluktuasi dalam kisaran perdagangan yang sempit sepanjang paruh pertama sesi Eropa.
Namun, komoditas tersebut masih mendekati level tertinggi multi-minggu yang dicapai pada hari Selasa dan tampaknya akan terus terapresiasi di tengah kombinasi faktor pendukung. Investor tetap waspada di tengah meningkatnya risiko geopolitik dan ketidakpastian terkait perdagangan yang terus berlanjut.
Hal ini mungkin terus bertindak sebagai pendorong bagi aset safe haven yang berharga menjelang potensi pembicaraan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
Sementara itu, data ekonomi AS yang mengecewakan pada hari Rabu menegaskan kembali taruhan pasar bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga lebih lanjut pada tahun 2025. Hal ini, bersama dengan kekhawatiran fiskal AS, gagal membantu Dolar AS (USD) untuk menarik pembeli yang berarti dan memvalidasi prospek positif jangka pendek untuk harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil. Namun, para pedagang tampak enggan dan memilih untuk menunggu rilis laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS pada hari Jumat. Meskipun demikian, latar belakang fundamental menunjukkan bahwa setiap penurunan korektif dapat dilihat sebagai peluang pembelian dan tetap tertahan. (zif)
Sumber: FXStreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...