Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Emas Turun Lebih Dari 1% Karena Data Pekerjaan AS Yang Kuat Mengangkat Dolar AS
Wednesday, 4 June 2025 00:01 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas memangkas sebagian kenaikannya pada hari Senin karena turun lebih dari 1% pada hari Selasa (03/6) menyusul data pekerjaan dari Amerika Serikat (AS), yang mengungkapkan bahwa pasar tenaga kerja tetap ketat. Pada saat yang sama, kekuatan keseluruhan Greenback membebani logam yang tidak memberikan imbal hasil. XAU/USD diperdagangkan pada $3.348 setelah mencapai titik tertinggi harian di $3.392.

Suasana hati investor berubah optimis setelah rilis Survei Pembukaan Pekerjaan & Perputaran Tenaga Kerja AS (JOLTS) terbaru, yang menunjukkan bahwa lowongan pekerjaan meningkat tajam pada bulan April. Data tersebut positif, menjelang minggu yang sibuk dengan rilis data pekerjaan yang ditunggu-tunggu. Pada hari Rabu, Perubahan Ketenagakerjaan Nasional Pemrosesan Data Otomatis (ADP) untuk bulan Mei diperkirakan akan membaik, diikuti oleh angka Penggajian Nonpertanian hari Jumat.

Harga emas batangan turun karena rumor tentang kemungkinan panggilan telepon antara Presiden AS Donald Trump dan mitranya, Presiden Tiongkok Xi Jinping. Minggu lalu, Trump mengumumkan bahwa China telah melanggar perjanjian perdagangan yang dicapai di Swiss. Ia kemudian menggandakan tarif baja dan aluminium di seluruh dunia, yang ditetapkan akan meningkat dari 25% menjadi 50% dan mulai berlaku pada tanggal 4 Juni.

Komisi Eropa menekan Amerika Serikat untuk menurunkan tarif. Sebaliknya, pemerintahan Trump mendesak mitra dagang untuk mengajukan penawaran yang direvisi paling lambat hari Rabu untuk mempercepat pembicaraan perdagangan.

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan bahwa pendekatan kebijakan moneter terbaik saat ini memerlukan "kesabaran," dan ia masih melihat hanya satu kali penurunan suku bunga tahun ini.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS