
Harga emas (XAU/USD) melonjak lebih dari 1% pada hari Senin(19/5) dan mencapai $3.243 pada saat penulisan, dengan tiga tema utama yang sedang dimainkan pada hari Senin. Ketegangan meningkat di Timur Tengah dengan Israel memulai serangan darat besar-besaran lainnya. Aksi militer itu terjadi beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengunjungi Timur Tengah, meskipun ia tidak mengunjungi Israel.
Penggerak utama kedua adalah pasar obligasi, di mana beberapa dana pensiun dan investor Pendapatan Tetap (Obligasi) perlu mengatur ulang kepemilikan mereka setelah lembaga pemeringkat Moody's menurunkan peringkat kredit utang negara AS setelah pasar ditutup pada hari Jumat.
Dalam menurunkan peringkat AS dari 'AAA' menjadi 'Aa1', Moody's mencatat bahwa pemerintahan AS berturut-turut telah gagal membalikkan defisit dan biaya bunga yang membengkak, BBC melaporkan. Hal ini dapat berdampak pada Federal Reserve (Fed) dan imbal hasil AS, di mana pihak non-AS akan meminta suku bunga yang lebih tinggi untuk mencari lebih banyak jaminan sebelum mempertimbangkan untuk membeli utang AS.
Pendorong terakhir pada hari Senin ini merupakan hambatan bagi logam mulia. Presiden AS Trump minggu lalu menggagalkan perundingan damai di Istanbul dengan mengatakan di Air Force One bahwa tidak ada kesepakatan yang mungkin terjadi tanpa melibatkan dirinya dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kedua presiden akan melakukan panggilan telepon pada hari Senin untuk membahas masalah tersebut, dan dapat memberikan hambatan bagi Emas jika terobosan terwujud. (zif)
Sumber: FXStreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...