Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga emas bangkit kembali karena data CPI
Wednesday, 14 May 2025 01:27 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas diperdagangkan dengan nada positif pada hari Selasa, setelah penurunan lebih dari 2,70% pada hari Senin, diperdagangkan pada sekitar $3.250, naik sebesar 0,42%. Laporan inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan dan gencatan senjata perdagangan antara Tiongkok dan AS dapat membuat harga Emas dibatasi di bawah angka $3.300.

Data inflasi AS untuk bulan April sedikit lebih rendah dari yang diharapkan oleh para pelaku pasar secara bulanan. Angka-angka basis tahunan selaras dengan proyeksi, yang menunjukkan bahwa efek tarif sejauh ini belum tercermin dalam "data pasti".

Sementara itu, analis di bank komersial utama AS mengungkapkan bahwa tarif telah meningkatkan harga barang, "tetapi kenaikan yang lebih besar sedang dalam proses
Pelaku pasar uang masih melihat Federal Reserve (Fed) yang restriktif. Kontrak berjangka suku bunga dana federal Desember 2025 memperkirakan bank sentral AS akan melonggarkan pelonggaran sebesar 52 basis poin. Ini menyiratkan dua pemotongan suku bunga seperti yang diproyeksikan pejabat Fed sejak pertemuan Desember tahun lalu, yang selanjutnya dikonfirmasi oleh Ringkasan Proyeksi Ekonomi terbaru pada bulan Maret.

Menjelang minggu ini, para pedagang mengamati rilis Indeks Harga Produsen (PPI) dan data Penjualan Ritel AS.
Harga emas naik tipis, masih dibatasi oleh imbal hasil Treasury AS yang tinggi
Imbal hasil obligasi Treasury AS meningkat dengan imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun naik tipis 1,5 basis poin menjadi 4,489%. Sementara itu, imbal hasil riil AS juga stabil di 2,199% seperti yang ditunjukkan oleh imbal hasil Sekuritas Terlindungi Inflasi Treasury AS 10 tahun.
IHK AS pada bulan April meningkat sebesar 0,2% MoM, di bawah perkiraan 0,3%, tetapi naik dari angka -0,1% di bulan Maret. CPI inti naik sebesar 0,2% MoM, naik dari bulan sebelumnya tetapi di bawah estimasi 0,3%.
Pada basis tahunan, CPI AS meningkat sebesar 2,3% YoY, sepersepuluh di bawah estimasi dan pembacaan bulan sebelumnya, dan metrik inti tetap tidak berubah pada 2,8% YoY.
Pengumuman perjanjian tarif antara AS dan Tiongkok meningkatkan selera risiko dan membuat harga Emas anjlok. Meskipun demikian, para pedagang harus menyadari perkembangan terkini mengenai kebijakan perdagangan AS dan geopolitik karena katalis baru dapat muncul dan mendorong harga Emas ke kedua arah.
World Gold Council mengungkapkan bahwa Bank Rakyat Tiongkok menambahkan 2 ton cadangan Emasnya pada bulan April “ untuk bulan keenam berturut-turut. Bank Nasional Polandia meningkat sebesar 12 ton pada bulan April menjadi 509 ton; sementara Bank Nasional Ceko meningkatkan cadangannya sebesar 2,5 ton pada bulan April.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS