
Harga emas melanjutkan kenaikan tajam dalam perdagangan Asia pada hari Selasa (06/5) karena permintaan aset safe haven emas batangan kembali meningkat setelah pengumuman tarif AS yang baru, sementara investor berhati-hati menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve yang dimulai hari ini.
Pada pukul 02:16 ET (06:16 GMT), Emas Spot naik 1% menjadi $3.366,95 per ons, sementara Emas Berjangka yang berakhir pada bulan Juni melonjak 1,5% menjadi $3.373,75 per ons.
Logam kuning melonjak hampir 3% pada hari Senin, menghapus sebagian besar kerugian yang tercatat minggu lalu.
Harga emas telah mencapai rekor tertinggi bulan lalu, tepat di atas $3.500 per ons.
Emas bangkit karena tarif baru Trump; keputusan Fed segera diambil
Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada hari Senin untuk meningkatkan manufaktur farmasi dalam negeri dan memperingatkan bahwa tarif impor pada sektor tersebut dapat diberlakukan dalam waktu dua minggu.
Sehari sebelumnya, ia telah menginstruksikan pemerintahannya untuk mengenakan tarif 100% pada semua film produksi asing di AS.
Langkah-langkah ini dilakukan di tengah ketidakpastian yang sedang berlangsung seputar ketegangan perdagangan AS-Tiongkok.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kepada CNBC pada hari Senin bahwa ia mengharapkan kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok dalam beberapa minggu mendatang. Tiongkok mengatakan minggu lalu bahwa mereka sedang mengevaluasi kemungkinan pembicaraan perdagangan dengan AS.
Harapan akan adanya dialog mengenai ketegangan perdagangan meredakan beberapa ketakutan pasar pada awalnya, tetapi penerapan tarif baru dan ketidakpastian yang sedang berlangsung mendorong investor menuju aset safe haven.
Investor juga melangkah hati-hati menjelang pertemuan kebijakan Fed yang dimulai nanti.
The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah karena para pembuat kebijakan telah mengambil sikap hati-hati untuk menilai dampak tarif Trump terhadap inflasi.
Indeks Dolar AS sebagian besar tidak berubah dalam perdagangan Asia pada hari Selasa.
Di antara logam mulia lainnya, Perak Berjangka melonjak 2,4% menjadi $33,275 per ons, sementara Platinum Berjangka naik 1% menjadi $974,10 per ons.(Newsmaker23)
Sumber: Investing.com
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...