Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga emas merosot mendekati $3.300 di tengah sentimen risiko positif
Wednesday, 30 April 2025 11:21 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas (XAU/USD) diperdagangkan dengan bias negatif untuk hari kedua berturut-turut, meskipun tidak memiliki keyakinan bearish dan bertahan di atas angka $3.300 selama sesi Asia pada hari Rabu. Pasar ekuitas global terus meningkat di tengah tanda-tanda meredanya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok dan keputusan Presiden AS Donald Trump untuk memberikan fleksibilitas tarif kepada produsen mobil AS. Hal ini, bersama dengan kenaikan Dolar AS (USD) yang moderat, dipandang sebagai faktor utama yang melemahkan permintaan logam mulia sebagai tempat berlindung yang aman.

Sementara itu, sikap Trump yang berubah dengan cepat terhadap kebijakan perdagangan telah diterima dengan buruk oleh investor dan menyebabkan peralihan besar-besaran dari aset AS baru-baru ini. Selain itu, prospek pelonggaran kebijakan yang lebih agresif oleh Federal Reserve (Fed), di tengah meningkatnya kekhawatiran atas dampak ekonomi dari tarif, mungkin terus bertindak sebagai penghambat bagi USD. Hal ini, pada gilirannya, memberikan dukungan pada harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil dan membantu membatasi penurunan, sehingga para pedagang yang bersikap bearish perlu berhati-hati.

Presiden Donald Trump menandatangani perintah pada hari Selasa untuk mengurangi dampak tarif pada industri otomotif, yang memberikan waktu dua tahun bagi para produsen mobil untuk meningkatkan pangsa suku cadang dalam negeri pada kendaraan rakitan AS. Hal ini menambah optimisme atas kemajuan negosiasi perdagangan dan tanda-tanda potensi de-eskalasi ketegangan perdagangan AS-Tiongkok.
Dolar AS menarik beberapa pembeli untuk hari kedua berturut-turut dan juga bertindak sebagai penghambat harga Emas. Namun, investor tetap waspada karena kebijakan perdagangan Trump yang tidak menentu terus memicu kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi yang tajam. Selain itu, taruhan bahwa Federal Reserve akan segera melanjutkan siklus pemotongan suku bunganya akan membatasi kenaikan USD yang signifikan.(cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS