Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas naik karena permintaan safe haven kembali
Thursday, 24 April 2025 22:01 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas naik pada hari Kamis(24/4), karena permintaan baru dari investor setelah aksi jual baru-baru ini.

Pada pukul 10:25 ET (14:25 GMT), emas spot naik 0,9% menjadi $3.317,19 per ons, sementara emas berjangka yang berakhir pada bulan Juni naik 1,1% menjadi $3.329,65/oz.

Emas telah jatuh dari rekor tertinggi minggu ini setelah Presiden AS Donald Trump mengemukakan prospek pengurangan bea perdagangan yang tinggi terhadap Tiongkok. Namun, kurangnya kejelasan tentang komentar Trump, ditambah dengan pernyataan yang kurang optimis dari pejabat lainnya, membuat penurunan emas berlangsung singkat.

Para pedagang tetap berhati-hati terhadap dolar dan obligasi pemerintah, menjadikan emas dan yen Jepang sebagai sumber utama safe haven.

Emas tetap mendekati rekor tertinggi di tengah permintaan safe haven yang stabil

Harga spot tetap mendekati rekor tertinggi $3.500/oz yang dicapai awal minggu ini, karena para pedagang sebagian besar masih bias terhadap emas batangan sebagai safe haven. Tren ini semakin diperparah oleh penurunan tajam dolar dalam beberapa minggu terakhir, di tengah meningkatnya ketidakpastian atas ekonomi AS dan perang dagang yang sengit antara Washington dan Beijing.

Trump mengatakan minggu ini bahwa ia akhirnya dapat menurunkan tarifnya yang tinggi, 145% terhadap China. Namun, ia mengatakan bahwa langkah tersebut akan bergantung pada China yang datang ke meja perundingan - sebuah skenario yang tidak banyak diminati Beijing untuk dilaksanakan.

China membalas dengan tarif 125% terhadap AS, dan hanya menunjukkan sedikit tanda-tanda akan mundur. Komentar dari anggota pemerintahan Trump lainnya juga merusak optimisme atas deeskalasi AS-China. Menteri Keuangan Scott Bessent memperingatkan bahwa pembicaraan perdagangan dengan China bisa jadi akan berjalan lambat, dan bahwa AS kemungkinan perlu memangkas tarif terlebih dahulu sebelum terlibat dengan Beijing. (Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS