
Harga emas mencetak rekor tertinggi baru di atas $3.380 di sesi Asia pada hari Senin, dalam jangkauan level $3.400. Ketidakpastian tentang kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump dan kekhawatiran atas independensi Fed terus mendorong aliran safe haven ke harga Emas.
Setelah koreksi singkat pada hari Jumat karena aksi ambil untung menjelang akhir pekan Paskah, pembeli Emas kembali dengan gemilang pada hari Senin pagi. Logam mulia ini melanjutkan rekor kenaikannya, menargetkan ambang batas $3.400 karena Dolar AS (USD) anjlok ke level terendah tiga tahun terhadap mata uang utama lainnya karena meningkatnya risiko resesi AS, yang disebabkan oleh perang dagang AS-Tiongkok.
Perang dagang AS-Tiongkok mengalami eskalasi signifikan selama akhir pekan setelah jet Boeing yang dimaksudkan untuk digunakan oleh maskapai penerbangan Tiongkok mendarat kembali di pusat produksi pembuat pesawat itu di AS karena tindakan balasan Tiongkok.
Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan penyelidikan terhadap potensi tarif baru pada semua impor mineral penting dari pemimpin industri China. Ketergantungan AS pada impor mineral "meningkatkan potensi risiko terhadap keamanan nasional, kesiapan pertahanan, stabilitas harga, dan kemakmuran serta ketahanan ekonomi," kata Trump dalam perintah yang mengarahkan Menteri Perdagangan Howard Lutnick untuk memulai tinjauan keamanan nasional berdasarkan Bagian 232 Undang-Undang Perluasan Perdagangan tahun 1962.
Lebih jauh, Greenback tetap rentan juga karena independensi Federal Reserve AS (Fed) terancam. "Penasihat Ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan pada hari Jumat bahwa Trump dan timnya sedang mempelajari apakah mereka dapat memecat Ketua Federal Reserve Jerome Powell, sebuah tanda bahwa langkah seperti itu, yang merupakan masalah yang sangat penting bagi independensi bank sentral dan pasar global, masih menjadi pilihan," menurut Reuters.
Dolar AS yang secara umum lebih lemah dan peningkatan permintaan safe haven terus menjadi pertanda baik bagi harga Emas safe haven tradisional. Pada hari berikutnya, harga Emas dapat mengalami volatilitas yang intens karena kondisi perdagangan tetap lesu karena Senin Paskah.
Namun, semua mata kemungkinan akan tertuju pada berita utama tarif dari pemerintahan Trump dan pidato dari para pembuat kebijakan Fed untuk dorongan perdagangan baru dalam harga Emas.
Ini adalah minggu yang relatif sepi, dalam hal data ekonomi AS, dan karenanya, harga Emas akan tetap bergantung pada pembicaraan perdagangan Trump, sentimen risiko, dan pernyataan Fed hingga rilis pembacaan PMI kilat AS dari S&P Global.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...