Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Emas Turun Pasca Mencapai Rekor Tertinggi Akibat Aksi Jual Yang Meluas
Friday, 4 April 2025 02:55 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas memangkas kerugian pada hari Kamis (03/4) setelah jatuh lebih dari 2% dari rekor tertinggi sepanjang masa, karena aksi jual pasar yang meluas yang dipicu oleh tarif impor Presiden AS Donald Trump telah menjangkiti pedagang emas batangan.

Harga emas spot turun 0,85% menjadi $3.106,99 pada pukul 01:47 EDT (1747 GMT) setelah mencapai rekor tertinggi $3.167,57 pada awal sesi.

Harga emas berjangka AS ditutup 1,4% lebih rendah pada $3.121,70.

Para pedagang mengaitkan penurunan tersebut dengan beberapa aksi ambil untung dan margin call pada kelas aset lain yang kemungkinan mendorong investor menjual sebagian kepemilikan emas mereka untuk menutupi kerugian.

"Ketika pasar melakukan aksi jual karena tekanan deleveraging, pasar mencari peluang pembelian pada saat penurunan," kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals. "Orang-orang menjual posisi yang menguntungkan untuk menutupi margin tersebut, tetapi saya pikir dalam jangka panjang mereka akan terus mencari tempat berlindung yang aman dan emas tentu saja termasuk di dalamnya." Tarif Trump menyebabkan penurunan tajam di pasar keuangan karena kekhawatiran bahwa tarif tersebut dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. Namun, lintasan emas secara keseluruhan tampak utuh, dengan tempat berlindung yang aman telah melonjak lebih dari $500 sejauh tahun ini.

David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, menyebut pergerakan emas sebagai "penarikan kembali atau retracement dalam tren menyamping menuju yang lebih tinggi". Bank-bank sentral diharapkan membantu mempertahankan reli emas tahun ini dengan pembelian yang ditujukan untuk lebih mendiversifikasi cadangan dari dolar karena risiko yang berasal dari kebijakan Trump. Namun sementara momentum reli dapat mendorong harga lebih tinggi pada semester pertama, campuran faktor pasar fisik dan keuangan dapat menekan emas pada akhir tahun 2025, HSBC mengatakan dalam sebuah catatan, memperkirakan harga rata-rata $3.015. Perak merosot 5,9% menjadi $32,01, terendah sejak 4 Maret. Meskipun biasanya mengikuti emas, perak lebih rentan terhadap fluktuasi pasar yang lebih luas mengingat aplikasi industrinya.

Harga perak tertekan oleh kekhawatiran permintaan mengingat aksi jual global, kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures.

Platinum turun 3,2% menjadi $951,87, dan paladium turun 4,2% menjadi $929,43.(Newsmaker23)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS