Tuesday, 27 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas melemah karena pasar mencerna tarif otomotif Trump
Friday, 28 March 2025 00:33 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas (XAU/USD) melonjak lebih tinggi pada hari Kamis, naik lebih dari 1,00% pada satu titik sebelum memudar kembali ke $3.046 pada saat penulisan. Lonjakan logam mulia tersebut dipicu oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mengeluarkan tarif baru. Trump menandatangani proklamasi untuk tarif 25% pada impor otomotif pada hari Rabu. Penurunan harga emas meningkat hanya beberapa jam menjelang sesi perdagangan AS pada hari Kamis.

Selain itu, Presiden Trump menyarankan bahwa tarif lebih lanjut dan meningkat dapat dikenakan pada Uni Eropa dan Kanada jika kedua wilayah tersebut bekerja sama untuk "membahayakan ekonomi AS". Trump mengancam dengan lebih banyak pungutan pada kayu, semikonduktor, dan obat-obatan farmasi. Semua tarif, pungutan, dan ancaman baru ini membuat penilaian pasar tentang apa yang sebenarnya akan terjadi pada tanggal 2 dan 3 April, dengan tarif timbal balik yang telah diumumkan menjadi sangat tidak jelas dan penuh kontradiksi. Gold Fields terjebak dalam pertempuran hukum
Presiden Donald Trump menandatangani proklamasi untuk menerapkan tarif 25% pada impor mobil dan memberlakukan bea lebih lanjut pada UE dan Kanada, yang memperluas perang dagang dan memicu ancaman pembalasan. "Apa yang akan kami lakukan adalah tarif 25% pada semua mobil yang tidak dibuat di Amerika Serikat," kata Trump di Gedung Putih pada hari Rabu saat ia mendorong program yang berupaya mendatangkan lebih banyak pekerjaan manufaktur ke AS, Bloomberg melaporkan.
Sibanye dan Gold Fields terlibat dalam pertempuran berisiko tinggi dengan Pemerintah Daerah Rand West City atas penilaian properti perusahaan, yang memicu pertikaian hukum yang telah berkecamuk selama hampir satu dekade, menurut sebuah artikel di BusinessDay. Sementara itu, Gold Fields masih terjebak dalam perang penawaran akuisisi dengan penambang Australia Gold Road Resources. Goldman Sachs menaikkan perkiraan harga Emas menjadi $3.300 pada akhir tahun, dengan alasan permintaan bank sentral yang lebih kuat dari yang diharapkan dan arus masuk yang kuat ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang didukung emas batangan.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS