
Harga emas turun dalam perdagangan Asia pada hari Senin (24/3), mundur lebih jauh dari rekor tertinggi karena laporan bahwa tarif Presiden AS Donald Trump pada tanggal 2 April akan kurang parah daripada yang dikhawatirkan membebani permintaan safe haven.
Dolar yang lebih lemah membatasi kerugian emas, sementara harga logam yang lebih luas naik sedikit. Tembaga didukung oleh ekspektasi pasokan global yang lebih ketat, terutama dalam menghadapi tarif AS dan penutupan peleburan China.
Emas masih berada di depan puncak baru-baru ini, karena permintaan safe haven tetap didukung oleh ketidakpastian atas ekonomi AS dan rencana tarif Trump yang lebih luas.
Emas spot turun 0,2% menjadi $3.018,51 per ons, sementara emas berjangka yang berakhir pada bulan Mei stabil pada $3.049,30/oz. Harga spot mencapai rekor tertinggi $3.057,5/oz minggu lalu. Taruhan pada tarif Trump yang tidak terlalu ketat menekan emas, meningkatkan selera risiko
Kerugian emas terjadi seiring lonjakan harga berjangka Wall Street, karena pasar bertaruh bahwa dampak ekonomi dari tarif Trump akan kurang terasa.
Bloomberg dan Wall Street Journal melaporkan pada hari Minggu bahwa Trump tidak akan mengenakan tarif pada mobil, farmasi, semikonduktor, dan komoditas pada tanggal 2 April, seperti yang diancamkan sebelumnya.
Tarif timbal balik Trump pada mitra dagang juga diharapkan akan terbatas pada kelompok 15 negara dengan ketidakseimbangan perdagangan yang besar dengan AS, sehingga membatasi dampaknya yang lebih luas.
Namun Gedung Putih tidak mengonfirmasi laporan tersebut, sehingga membuat pasar tetap tidak pasti. Tarif pada impor utama AS juga masih diharapkan dapat mendorong inflasi domestik dan menekan aktivitas ekonomi.
Gagasan ini membuat permintaan emas sebagai aset safe haven relatif kuat, dengan sekitar seminggu tersisa hingga batas waktu tarif Trump
Di luar tarif, fokus juga tetap pada pembicaraan damai yang sedang berlangsung mengenai Rusia dan Ukraina, serta meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Serangkaian pembacaan ekonomi utama AS - termasuk data indeks manajer pembelian, data indeks harga PCE, dan hasil revisi produk domestik bruto kuartal keempat - akan dirilis minggu ini.
Di antara logam mulia lainnya, platinum berjangka naik 0,3% menjadi $981,15/oz sementara perak berjangka naik 0,7% menjadi $33,735/oz, setelah kedua logam tersebut mencatat beberapa kerugian minggu lalu.(Newsmaker23)
Sumber: Investing.com
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...