Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Berupaya Pulih Menjelang Sesi Perdagangan AS Pasca-Fed
Thursday, 20 March 2025 20:19 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas (XAU/USD) masih mampu mencapai titik tertinggi sepanjang masa di $3.057 sebelum turun mendekati 0,50% ke sekitar $3.041 pada saat penulisan pada hari Kamis (20/3). Meskipun ada tekanan jual dari aksi ambil untung, kenaikan sebelumnya terjadi setelah keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed) semalam, di mana bank sentral mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam kisaran 4,25%-4,50%. Ketua Fed Jerome Powell menegaskan kembali bahwa tarif seharusnya hanya menunda waktu untuk mencapai target inflasi.

Sementara itu, di sisi geopolitik, ketegangan meningkat di Gaza dan Turki. Serangan Israel terus berlanjut di Gaza sambil menyerukan penduduk untuk pindah karena operasi ofensif darat dapat segera diluncurkan. Protes massal meletus di Turki setelah penahanan walikota Istanbul Ekrem Imamoglu, saingan politik utama Presiden Tayyip Erdogan.

Ringkasan harian penggerak pasar: Tekanan ekspor emas

Selama pertemuan Federal Reserve, Ketua Powell mengatakan bahwa kasus dasarnya adalah bahwa setiap kenaikan inflasi yang disebabkan oleh tarif akan bersifat "sementara," tetapi kemudian menambahkan bahwa akan sangat sulit untuk mengatakan dengan yakin seberapa besar inflasi berasal dari tarif dibandingkan faktor-faktor lain. Ia juga mengatakan peluang resesi telah meningkat, meskipun tidak tinggi, Bloomberg melaporkan.

Ekspor Emas Swiss ke AS tetap tinggi pada bulan Februari sebesar 147,4 ton, senilai lebih dari $14 miliar, Reuters melaporkan.

Media Tiongkok menyarankan investor untuk berhati-hati terhadap Emas karena harga kemungkinan akan bergejolak ke depannya, menurut sebuah laporan yang diterbitkan dalam China Securities Journal pada hari Kamis. Harga logam mulia tersebut tinggi karena ketidakpastian geopolitik dan lingkungan ekonomi global yang berubah dengan cepat; investor harus mendiversifikasi aset, menyeimbangkan risiko, dan menghindari mengejar harga yang lebih tinggi secara membabi buta, Bloomberg melaporkan.(Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS