
Harga emas (XAU/USD) melanjutkan pergerakan harga konsolidasinya mendekati rekor tertinggi sepanjang paruh pertama sesi Eropa (19/3) pada hari Rabu karena para investor menguat menjelang pembaruan kebijakan FOMC. Federal Reserve (Fed) akan mengumumkan keputusannya nanti selama sesi AS dan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga dana federal tidak berubah pada kisaran saat ini 4,25% hingga 4,50%. Oleh karena itu, fokus akan tetap tertuju pada pernyataan kebijakan yang menyertainya dan proyeksi ekonomi terbaru, yang mencakup apa yang disebut dot plot. Selain itu, komentar Ketua Fed Jerome Powell pada konferensi pers pasca-pertemuan akan diperhatikan sebagai isyarat tentang jalur penurunan suku bunga di masa mendatang. Hal ini akan memengaruhi dinamika harga Dolar AS (USD) dan memberikan beberapa dorongan yang berarti bagi logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.
Menjelang risiko peristiwa bank sentral utama, beberapa perdagangan reposisi membantu Dolar AS (USD) untuk mendapatkan daya tarik positif dan menghentikan penurunan tiga hari berturut-turut ke level terendah sejak Oktober yang dicapai pada hari Selasa. Hal ini, pada gilirannya, terlihat bertindak sebagai penghambat harga Emas, meskipun bias jangka pendek tampaknya condong ke arah pedagang yang bullish. Pelaku pasar sekarang tampaknya yakin bahwa Fed akan menurunkan biaya pinjaman beberapa kali tahun ini di tengah kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi AS yang didorong oleh tarif. Selain itu, ketidakpastian atas kebijakan perdagangan agresif Presiden AS Donald Trump dan risiko geopolitik akan terus mendukung permintaan untuk emas batangan safe-haven. Hal ini, pada gilirannya, menunjukkan bahwa setiap koreksi koreksi mungkin masih dilihat sebagai peluang pembelian dan lebih mungkin tetap terbatas.(Newsmaker23)
Sumber: FXstreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...