Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Berkonsolidasi Mendekati Level Tertinggi Mingguan; Menanti Dorongan Baru Data CPI AS
Wednesday, 12 March 2025 11:56 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas (XAU/USD) diperdagangkan mendekati level tertinggi mingguan selama sesi Asia pada hari Rabu(12/03) dan tampaknya akan melanjutkan pemulihan yang cukup baik dari hari sebelumnya dari wilayah $2.880, atau level terendah dalam satu minggu.

Investor tetap khawatir tentang potensi dampak ekonomi dari tarif perdagangan Presiden AS Donald Trump, yang pada gilirannya, dipandang sebagai faktor utama yang terus menopang emas batangan sebagai aset safe haven.

Selain itu, ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga beberapa kali tahun ini di tengah kekhawatiran tentang perlambatan aktivitas ekonomi AS yang didorong oleh tarif memberikan dukungan tambahan bagi logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara itu, Dolar AS (USD) bergerak naik dan memulihkan sebagian dari kerugian semalam ke level terendah sejak pertengahan Oktober di tengah beberapa reposisi perdagangan menjelang angka inflasi konsumen AS yang penting. Selain itu, optimisme atas disahkannya RUU pendanaan AS selama enam bulan, penerimaan Ukraina atas usulan AS untuk gencatan senjata dengan Rusia, dan sentimen risiko yang positif mungkin akan membatasi kenaikan harga Emas. Meskipun demikian, latar belakang fundamental tampaknya condong ke arah pedagang yang optimis dan mendukung prospek apresiasi lebih lanjut, yang menunjukkan bahwa setiap koreksi dapat dilihat sebagai peluang pembelian. (Newsmaker23)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS