Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga emas melonjak di atas $2910 karena perang dagang memicu permintaan emas
Wednesday, 12 March 2025 03:52 WIB | GOLD |GOLD

Emas (XAU) menguat pada hari Selasa karena perang dagang memacu permintaan logam kuning tersebut karena daya tariknya sebagai aset safe haven. Data pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang optimis diabaikan oleh para pedagang, yang terus menumpuk emas batangan. XAU/USD diperdagangkan pada $2.917, naik lebih dari 1%.

Sentimen baru-baru ini membaik karena Kanada dan AS mengurangi ancaman pengenaan tarif. Kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi di AS memberikan tekanan ke bawah pada imbal hasil Treasury AS dan Greenback, yang merupakan pendorong bagi harga emas batangan.

Sementara itu, tarif perdagangan Trump pada impor aluminium dan baja akan mulai berlaku pada hari Rabu. Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) mengungkapkan bahwa lowongan pekerjaan meningkat pada bulan Februari.

Berita terbaru dari Arab Saudi mengungkapkan bahwa Ukraina siap menerima proposal gencatan senjata, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengungkapkan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menambahkan, "Kini AS harus meyakinkan Rusia untuk menyetujui gencatan senjata."

Hal ini dapat menjadi penghambat harga Emas, yang cenderung naik karena ketegangan geopolitik yang tinggi dan ketakutan akan resesi.

Sementara itu, pedagang XAU/USD mengamati rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) di AS pada hari Rabu, diikuti oleh rilis Indeks Harga Produsen (PPI) pada hari Kamis.

Harga emas tidak terpengaruh oleh imbal hasil AS yang tinggi
Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun pulih dan naik enam basis poin menjadi 4,282% karena pedagang mengamati pemotongan suku bunga Fed.

Imbal hasil riil AS, yang diukur dengan imbal hasil Sekuritas Terlindungi Inflasi (TIPS) Treasury AS 10 tahun yang berkorelasi terbalik dengan harga Emas, naik lima setengah basis poin menjadi 1,963%, penghambat bagi logam yang tidak memberikan imbal hasil. Model Atlanta Fed GDP Now memprediksi kuartal pertama tahun 2025 pada -2,4%, yang akan menjadi angka negatif pertama sejak pandemi COVID-19.

Laporan JOLTS AS menunjukkan bahwa lowongan pekerjaan meningkat menjadi 7,740 juta pada bulan Januari, naik dari 7,508 juta, melampaui ekspektasi 7,63 juta, menandakan kekuatan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja.
Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) terus membeli Emas, menurut World Gold Council (WGC). PBoC meningkatkan kepemilikannya sebesar 10 ton dalam dua bulan pertama tahun 2025. Namun, pembeli terbesar adalah Bank Nasional Polandia (NBP), yang meningkatkan cadangannya sebesar 29 ton, pembelian terbesarnya sejak Juni 2019, ketika membeli 95 ton.

Pedagang pasar uang telah memperkirakan 77,5 basis poin pelonggaran pada tahun 2025, naik dari 74 bps Jumat lalu, melalui data dari Prime Market Terminal.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS