Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga emas melonjak di atas $2910 karena perang dagang memicu permintaan emas
Wednesday, 12 March 2025 03:52 WIB | GOLD |GOLD

Emas (XAU) menguat pada hari Selasa karena perang dagang memacu permintaan logam kuning tersebut karena daya tariknya sebagai aset safe haven. Data pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang optimis diabaikan oleh para pedagang, yang terus menumpuk emas batangan. XAU/USD diperdagangkan pada $2.917, naik lebih dari 1%.

Sentimen baru-baru ini membaik karena Kanada dan AS mengurangi ancaman pengenaan tarif. Kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi di AS memberikan tekanan ke bawah pada imbal hasil Treasury AS dan Greenback, yang merupakan pendorong bagi harga emas batangan.

Sementara itu, tarif perdagangan Trump pada impor aluminium dan baja akan mulai berlaku pada hari Rabu. Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) mengungkapkan bahwa lowongan pekerjaan meningkat pada bulan Februari.

Berita terbaru dari Arab Saudi mengungkapkan bahwa Ukraina siap menerima proposal gencatan senjata, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengungkapkan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menambahkan, "Kini AS harus meyakinkan Rusia untuk menyetujui gencatan senjata."

Hal ini dapat menjadi penghambat harga Emas, yang cenderung naik karena ketegangan geopolitik yang tinggi dan ketakutan akan resesi.

Sementara itu, pedagang XAU/USD mengamati rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) di AS pada hari Rabu, diikuti oleh rilis Indeks Harga Produsen (PPI) pada hari Kamis.

Harga emas tidak terpengaruh oleh imbal hasil AS yang tinggi
Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun pulih dan naik enam basis poin menjadi 4,282% karena pedagang mengamati pemotongan suku bunga Fed.

Imbal hasil riil AS, yang diukur dengan imbal hasil Sekuritas Terlindungi Inflasi (TIPS) Treasury AS 10 tahun yang berkorelasi terbalik dengan harga Emas, naik lima setengah basis poin menjadi 1,963%, penghambat bagi logam yang tidak memberikan imbal hasil. Model Atlanta Fed GDP Now memprediksi kuartal pertama tahun 2025 pada -2,4%, yang akan menjadi angka negatif pertama sejak pandemi COVID-19.

Laporan JOLTS AS menunjukkan bahwa lowongan pekerjaan meningkat menjadi 7,740 juta pada bulan Januari, naik dari 7,508 juta, melampaui ekspektasi 7,63 juta, menandakan kekuatan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja.
Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) terus membeli Emas, menurut World Gold Council (WGC). PBoC meningkatkan kepemilikannya sebesar 10 ton dalam dua bulan pertama tahun 2025. Namun, pembeli terbesar adalah Bank Nasional Polandia (NBP), yang meningkatkan cadangannya sebesar 29 ton, pembelian terbesarnya sejak Juni 2019, ketika membeli 95 ton.

Pedagang pasar uang telah memperkirakan 77,5 basis poin pelonggaran pada tahun 2025, naik dari 74 bps Jumat lalu, melalui data dari Prime Market Terminal.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS